Minggu, 21 Oktober 2012

Fakta Aneh di Balik Kerajaan Saudi



Saudi Arabia mengalir dengan riak tenang yang mempunyai gelombang besar di dalamnya, dan ditutup dengan arus kecil, seolah-olah semuanya baik-baik saja. Dibandingkan dengan negara-negara Arab lainnya, dari segi apapun, Saudi aman terkendali. Pemasukannya per tahun terus meningkat, atau paling tidak cenderung stabil, dan untuk beberapa puluh tahun ke depan, mereka tak akan terpengaruh dalam perangkap krisis ekonomi global. Jamaah haji yang sudah dipastikan membanjir bagai air bah setiap tahun merupakan salah satu jaminan besar, selain juga kekayaan minyak bumi yang berlimpah. Hingga tak heran, anak muda Saudi mayoritas berpikiran tak perlu harus bekerja keras atau belajar dengan susah payah.

Toh semua itu tak menyembunyikan gejolak yang semakin panas di negara itu. Di satu sisi, para pemuda Saudi telah sedikit berani membuat riak-riak kecil. Mereka telah sadar bahwa selama ini, sejak bertahun-tahun lamanya, raja mereka�siapapun yang sedang berkuasa�telah mengebiri gerakan dan perkembangan Islam yang justru mereka lihat di negara-negara lain.

Ada ketertarikan yang besar pada sebagian pemuda Saudi untuk belajar mengenal gerakan Islam. Di negara itu, bayangkan, kerumunan lebih dari 10 orang akan selalu menjadi masalah. Apalagi di dalam masjid. Pada awalnya, para pemuda ini masih mau mengunjungi ulama-ulama yang mereka percayai seperti Shaykh �Ali al-Khudhayr, Shaykh Nasir al-Fahd dan Shaykh Ahmad al-Khalidi. Namun seiring perkembangan yang cenderung makin membesar, maka semua ulama itu dibekuk pemerintah, dan dijebloskan ke dalam penjara dengan waktu yang tidak ditentukan. Dalih penangkapan itu adalah ketiga ulama ini merupakan pentolan kelompok Al-Muwahhidden, yang mempunyai banyak persenjataan dan bom. Para Syeh ini sampai detik terakhir mereka diringkus, membantah tuduhan tersebut.

Para pemuda Saudi berada dalam ketakutan dan kebingungan pada waktu yang bersamaan. Mereka sama sekali tidak mempunyai pengalaman menghadapi opresi penguasa. Otomatis mereka tidak lagi mempunyai tempat yang layak untuk bertanya. Mereka ketakutan karena peristiwa penangkapan itu bisa terjadi pada mereka. Bingung karena tak ada pula pengalaman terhadap konspirasi besar.

Mengapa Saudi sangat membatasi gerakan-gerakan Islam bahkan boleh dibilang memberangusnya? Ada beberapa fakta yang menarik untuk disingkap:

1. Rejim Saudi, seperti juga sebagian besar negara-negara Arab lainnya, adalah pemerintahan yang menyatukan antara yang benar (haqq) dan salah (batil). Aspek Haqq Saudi hanya bisa kita lihat dari simbol-simbol yang mereka pakai; bendera Saudi, klaim negara Islam, dan penerapan Syariah. Namun, di balik itu sebenarnya Saudi juga tak berbeda dengan negara sekuler lainnya.

2. Beberapa tahun sebelumnya, Saudi menggandeng Inggris untuk sama-sama memberantas gerakan Ikhwan di negaranya itu. Seorang anggota kerajaan pernah mengungkapkan hal ini. Sekarang, bukan rahasia lagi kalau Saudi akrab dengan AS. AS sudah dijadikan sebagai pelindung Saudi.

3. Komite Tetap Saudi (al-Lajnah ad-Da�imah) mengeluarkan fatwa: �Siapapun yang tidak membedakan antara Yahudi dan Kristen dan orang kafir lainnya dengan bangsa Muslim kecuali karena kebangsaannya, dan menganggap semua penguasa sama, maka dia adalah kafir.� Sebuah fatwa yang sesungguhnya membuat banyak orang berkerut dahi, namun efektif dalam meredam masyarakat Saudi. Karena, bukankah pemerintah Saudi sendiri persis seperti itu?

4. Perempuan Saudi tidak boleh menikah dengan laki-laki yang bukan dari Saudi. Dan seorang laki-laki Saudi tidak boleh menikah di luar Saudi kecuali sudah memenuhi persyaratan umur. Sebuah peraturan yang dibuat-buat karena Islam sendiri tidak cupat seperti ini.

5. Ribuan orang terbantai di negara-negara Muslim di wilayah Arab, tapi apa yang dilakukan oleh pemerintah dan rejim Saudi? Tidak ada. Rejim Saudi hanya menyuruh para Syeikh-nya untuk berdoa untuk umat Islam, dan masyarakatnya dianjurkan untuk mengumpulkan dana bantuan yang disebarkan ke seluruh dunia, utamanya untuk pembangunan masjid. Maka jangan heran, jika di sebuah pelosok terpencil di Indonesia misalnya, bisa ada sebuah masjid besar yang megah dengan tulisan di peresmiannya: "Sumbangan dari (kerajaan) Saudi�"

6. Saudi membangun hubungan diplomatik dan non-diplomatik dengan negara-negara yang jelas telah membantai umat Islam dalam jumlah yang luar biasa banyak. Dalam hal ini yang mempunyai hubungan harmonis dengan Saudi adalah India, Russia, Filipina, Amerika (tentu saja!), Cina, dan Israel.

7. Amerika mempunyai basis militer di Saudi, dan pemerintah Saudi melarang rakyatnya yang mendoakan keburukan untuk Amerika di masjid-masjid di negara itu.

8. Rejim Saudi juga membantu dan mendirikan saluran-saluran TV yang banyak sekali saat ini. Selain TV, mereka juga membantu pendanaan media-media internasional.

9. Keluarga kerajaan Saudi tidak boleh dihina oleh siapapun. Jika ada yang melakukannya, maka akan dikenakan hukuman yang berat, bahkan dihukum mati. Tapi pemerintah Saudi tidak peduli kepada para pelaku yang menghina Allah dan agamaNya. Misalnya saja, seorang Saudi zindiq, Turki al-Hamd menulis sebuah buku berjudul �al-Karadeeb� dan di dalamnya terdapat kalimat �Jadi, Allah dan setan adalah dua wajah dengan satu penemuan�, tidak dikenakan hukuman apapun, dan bukunya yang penuh dengan cerita kekafiran beredar bebas di negara itu. (sa/wkngslm)

Selasa, 16 Oktober 2012

Habis Gelap Terbitlah Tata Dunia Baru - Project Blue Beam



Dalam teologi Islam diyakini bahwa nabi Isa (Yesus dalam sebutan  Kristen) akan turun kembali ke bumi dengan misi melanjutkan ajaran yang  pernah dibawakan oleh rasulullah Muhammad S.A.W. dan menjadi mesiah bagi  umat manusia. Ternyata hal tersebut sudah diwanti-wanti oleh para Elit  yang selama ini mengatur dunia dibelakang layar. Sebuah proyek  dikembangkan sebagai bagian dari persiapan tatanan dunia baru dimasa  depan. Disinformasi sebagai awal pengacauan persepsi manusia guna  suksesnya proyek ini.


Project Blue Beam

Adalah proyek rahasia yang melibatkan NASA dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Terdiri dari sebuah
rencana yang melibatkan empat langkah untuk menciptakan sandiwara-buatan mengenai "Kedatangan Kedua Yesus/Isa A.S ke bumi" (second coming of Jesus/ Isa A.S) untuk mendirikan sebuah "satu agama dunia" yang dikendalikan oleh Tata Dunia Baru. Pertama kali dilaporkan ke publik pada tahun 1994 oleh Serge Monast, seorang wartawan Canada.


Serge Monast (1945 � 5 Desember 1996) dan teman wartawannya, keduanya meneliti Project Blue Beam, meninggal karena "serangan jantung" dalam selang beberapa minggu satu sama lainnya, meskipun keduanya tidak memiliki catatan memiliki penyakit jantung. Saat itu Serge sedang berada di Kanada. Wartawan Kanada temannya sedang  Sebelum kematiannya, pemerintah Kanada menculik putri Serge dalam upaya untuk mencegahnya untuk terus melakukan penelitian Project Blue Beam.

Putrinya tidak pernah kembali. Pada masa awal  pasca kematian Serge, namanya pun tidak ditemukan (diduga sengaja dihapus) pada situs ensiklopedia bebas Wikipedia Inggris (en.wikipedia.org/) meski pada Wikipedia Perancis nama Serge_Monast tetap ada. Tetapi sekarang Serge_Monast kembali dihadirkan di Wikipedia Inggris.

Project Blue Beam diyakini merupakan kelanjutan dari eksperimen seperti Philadelphia dan Montauk, yang dikerjakan oleh militer Amerika Serikat di tahun 1940-an. Blue Beam tampaknya berbasis di kompleks dengan keamanan yang tinggi yaitu di Area 51, Nevada, Amerika Serikat. Proyek ini diduga telah melakukan eksperimen berkali-kali di daerah terpencil dengan membuat gambar ik Yesus Kristus dan UFO.

-Empat Langkah-

1st Step
Langkah pertama dalam NASA Project Blue Beam menyangkut pendoktrinan [re-evaluasi] dari semua pengetahuan arkeologi. Ini berhubungan dengan set-up, dengan menciptakan gempa bumi buatan di lokasi tempat tertentu di planet ini, yang konon penemuan-penemuan baru ini akhirnya akan menjelaskan kepada semua orang tentang kesalahan yang mendasar dari semua doktrin agama. Pemalsuan informasi ini akan digunakan untuk menjadikan semua bangsa percaya bahwa doktrin agama mereka telah disalah pahami dan disalah tafsirkan selama berabad-abad

Persiapan psikologis untuk langkah pertama telah dilaksanakan dengan membuat film-film seperti, '2001: A Space Odyssey; 'Serial Star-Trek, dan' Independence Day; 'yg mana semua film itu berhubungan dengan invasi Alien dari luar angkasa dan bersatunya semua bangsa di dunia untuk mengusir penyerbu (Alien). Film yang terakhir, 'Jurrassic Park,' 
berkaitan dengan teori evolusi, dan film ini mengklaim bahwa kata-kata Tuhan adalah kebohongan. (bagaimana dengan film Planet of The Apes?)

Apa yang penting untuk dipahami pada langkah pertama adalah bahwa akan terjadi gempa bumi di berbagai belahan dunia di mana ilmu pengetahuan dan ajaran arkeologi telah menunjukkan bahwa misteri misterius telah dikuburkan. Dengan jenis gempa bumi seperti itu, maka akan memungkinkan bagi para ilmuwan untuk menemukan misteri yang akan digunakan untuk mendiskreditkan semua doktrin agama yang mendasar. Ini adalah rencana persiapan yang pertama untuk menghancurkan kemanusiaan, karena apa yang mereka ingin lakukan adalah menghancurkan keyakinan semua orang Kristen dan Muslim di planet ini. Untuk melakukan itu, mereka memerlukan beberapa 'bukti' palsu dari jauh masa lalu yang akan membuktikan kepada semua bangsa bahwa agama mereka semuanya telah disalahartikan dan disalahpahami.

Menciptakan Gempa bumi buatan dengan HAARP, karena akibat gempa tersebut maka ilmuan mereka menemukan suatu penemuan di bidang arkeologi (padahal penemuan tersebut HOAX - buatan mereka sendiri). Penemuan tersebut akan digunakan untuk mendiskreditkan semua doktrin agama yang mendasar (Teori evolusi vs Teori penciptaan ???)

2nd Step
Langkah kedua dalam NASA Project Blue Beam adalah membuat 'pertunjukan angkasa' raksasa dengan hologram tiga dimensi dan suara optik, memproyeksikan gambar-gambar laser holografik ke berbagai belahan dunia, masing-masing menerima gambar yang berbeda menurut daerah keyakinan agama mereka. Suara Tuhan baru ini akan dapat berbicara dalam semua bahasa.

Untuk memahami itu, kita harus mempelajari berbagai penelitian rahasia yang dilakukan dalam 25 tahun terakhir. Orang Sovyet telah menyempurnakan komputer mutakhir, berdasarkan studi tentang anatomi dan elektromekanis komposisi tubuh manusia, dan studi tentang listrik, kimia dan sifat biologis otak manusia. Komputer ini diberikan data-data tentang bahasa-bahasa dari semua budaya manusia dan maknanya. Dialek dari semua budaya telah dimasukkan ke dalam komputer dari transmisi
satelit. Selain itu tampaknya agen NWO (tatanan dunia baru) di Sovyet - telah mengembangkan metode bunuh diri untuk diterapkan pada masyarakat dengan cara mengalokasikan gelombang elektronik untuk setiap orang dan setiap masyarakat dan budaya untuk merangsang pikiran untuk bunuh diri jika orang-orang itu tidak mau mematuhi perintah-perintah dari tatanan
dunia baru.

Dari mana 'pertunjukan angkasa' berasal? , pertunjukan angkasa yaitu gambar holografik akan digunakan dalam simulasi akhir di mana semua bangsa akan ditampilkan adegan-adegan yang
akan menjadi pemenuhan dari nubuat-nubuat (Turunnya Nabi Isa/ Yesus ke bumi)

Ini akan diproyeksikan dari satelit ke lapisan natrium sekitar 60 kilometer di atas bumi. Kami pernah melihat tes simulasi ini dalam satu waktu, tetapi mereka disebut penampakan UFO dan "piring terbang" oleh orang awam. Hasil dari peristiwa yang dipentaskan dengan sengaja ini adalah
untuk menunjukkan kepada dunia akan kedatangan 'christ,' mesias baru (yang sesungguhnya adalah anti christ/ Dajjal), untuk segera mengimplementasikan agama dunia baru (new age religion).

Beberapa kebenaran akan disisipkan ke dalam doktrin mereka, sehingga seluruh dunia akan percaya pada kebohongan mereka. "Bahkan yang paling terpelajar sekalipun akan tertipu."

3rd Step
Langkah ketiga berkaitan dengan komunikasi dua arah telepati elektronik gelombang ELF (Extremely low frequency), VLF (Very low frequency), dan LF (Low frequency) akan mencapai orang-orang di bumi melalui bagian dalam otak mereka, membuat setiap orang percaya bahwa Allah sendiri yang berbicara kepada-Nya dari dalam jiwanya sendiri.

4th Step
Langkah keempat melibatkan manifestasi supranatural universal menggunakan sarana elektronik.
Gelombang (frekuensi) yang digunakan pada waktu itu akan memungkinkan kekuatan gaib untuk mengalir melalui kabel serat optik, kabel koaksial, listrik dan saluran telepon untuk menembus semua peralatan elektronik dan peralatan yang pada saat itu memiliki microchip khusus yang telah diinstal

Tujuan dari langkah ini berkaitan dengan  perwujudan dari setan, hantu, dan jin di seluruh dunia dalam rangka  untuk membuat seluruh populasi ke tepi gelombang bunuh diri, membunuh  dan mengalami gangguan psikologis permanen.

Setelah malam seribu bintang itu, akhirnya manusia diyakini telah siap untuk menerima adanya "mesiah baru" untuk membangun kembali perdamaian di bumi ini walaupun dengan harga melepaskan kebebasan.


Bagi yang merasa heran apa hubungannya antara Dajjal dengan project Blue Beam?

Project Blue Beam adalah  salah satu agenda untuk pembentukan New World Order. Dimana pelaksana agenda ini adalah orang-orang yang menyembah IBLIS/ LUCIFER. Dan Iblis mempersiapkan rencananya dengan baik untuk menyesatkan manusia, yaitu dengan mempersiapkan kedatangan Dajjal/ anti-Christ di muka bumi agar semua manusia tidak menyembah Allah tapi menyembah sang Dajjal.

Project Blue Beam adalah proyek rahasia NASA, dimana dengan menggunakan teknologi canggih (seperti HAARP), mereka akan menciptakan sandiwara untuk menipu dunia (disinformasi). Mereka akan mensimulasikan turunnya  Isa A.S /Yesus ke bumi, lalu mereka juga akan mensimulasikan serangan UFO ke bumi.


Tujuannya? 

Untuk membuat masyarakat ketakutan  sehingga mereka membutuhkan penolong. Disinilah sang messiah palsu akan turun (Dajjal), dan akan berpura-pura menjadi penyelamat mereka. Dajjal akan menyuruh manusia untuk bersatu menjadi satu pemerintahan (One World Government). Dajjal akan mengaku sebagai Messiah, dan memproklamirkan diri sebagai TUHAN, dan menyuruh manusia untuk menyembahnya (One World Religion)

Ditambah lagi dengan teknologi HAARP yang bisa mengatur mood manusia, sehingga seakan-akan manusia di seluruh duinia merasa sedang berhadapan langsung dengan Tuhannya. Tujuan akhir dari Proyek ini adalah menciptakan satu dunia, satu pemerintahan dan, satu agama dipimpin oleh sang Dajjal.

Ulasan tentang proyek diatas tentunya mengundang banyak opini. Dan dapat dipastikan bahwa akan lebih banyak yang tidak mempercayainya. Dunia kita belum siap untuk tekhnologi seperti itu, ini cuma cerita bohong. Jika memang benar, kenapa dipublikasikan ini kan sifatnya rahasia.
Begitu mungkin opini yang akan muncul. Dan inilah yang diharapkan oleh para Elit Freemason dan Illuminati. Terjadinya kekacauan persepsi.  Pada situasi seperti inilah agen-agen Disinformasi bekerja, menyampaikan berita palsu seolah-olah benar kepada masyarakat sementara kawan mereka terus menyempurnakan agenda Tata Dunia Baru.

Garis Keturunan Ya'juj dan Ma'juj


Garis Keturunan Ya'juj Ma'juj


Bangsa Sycthia Adalah Keturunan Suku Israel Yang Dibuang Raja Sargon II, Raja Asyria

Suku-suku Israel dari Kerajaan Israel Utara yang dibuang oleh bangsa Asyria pada tahun 721 SM telah menjadi suku nomad. Jair Davidy dalam bukunya yang berjudul Origin menyebutkan bahwa para ahli sejarah modern mencoba membedakan dua bagian bangsa Sycthia. Pertama yaitu sebutan Scythia untuk bangsa yang berada di barat Laut Kaspia dan utara Kaukasus. Kedua, sebutan Sakae untuk bangsa Scythia yang berada di timur Laut Kaspia. Bangsa Scythia-Sakae yang dikenal sebagai bangsa �Sexe� dan sebagai �Saxon�, atau �Anglo Saxon� adalah bangsa yang muncul dari bangsa Scythia-Sakae. Kota Saksin yang berada di barat Laut Kaspia, disebut Saxon City. Saksin adalah salah satu ibukota Khazar yang merupakan orang Scythia yang secara tradisional disebut sebagai keturunan suku-suku Israel dari garis Mannaseh dan Simeon.

Vahan M. Kurkijan (1958) dalam bukunya yang berjudul A History of Armenia, menyebut tentang adanya bekas-bekas kota Scythia di wilayah Uti Armenia. Kota itu bernama Shacasen. Kemungkinan dari kata itulah istilah Saxon muncul. Mereka memberi nama suku mereka dengan nama ini. Setelah kekalahan Scythia di Asia Barat, mereka melarikan diri ke padang rumput Eurasia. Kemudian mereka menuju ke barat yaitu Eropa dengan membawa nama Shacasen atau Saxon. Mereka tinggal di Jerman memasuki kepulauan Inggris hingga beranak pinak di sana.

Pada abad pertama Masehi, Josephus menegaskan bahwa penduduk Parthia-Sacae-Scytia adalah salah satu keturunan sepuluh suku yang hilang dari Bani Israel. Mereka dibuang oleh kerajaan Asyria sejak tahun 700 SM. Sepuluh suku Israel ini tersebar luas di seberang sungai Eufrat.


Amerika Serikat dan Inggris Adalah Keturunan Langsung Ya'juj Ma'juj Scythia.

Hanok ben Galutyah (2007) dalam artikelnya yang berjudul The Republic of Sakha, Ancient Israelite Residue menyebutkan kekerabatan yang dekat antara orang berbahasa Turki di Asia Tengah dengan orang Amerika. Lebih lanjut Hanok menjelaskan:


Terdapat bukti yang menarik bahwa penghuni asli benua Amerika (terutama Y-Haplogroup Q) juga mempunyai hubungan dengan orang berbahasa Turki. Artikel itu menyimpulkan, diantara masyarakat Asia Kuno yang mempunyai leluhur orang Turki diketahui telah berpindah dari tanah air mereka di Stepa Asia Tengah dan Siberia ke arah timur, barat, utara, dan selatan. Berdasarkan hal tersebut, dapat diketahui pula bahwa rakyat asli Amerika telah berpindah tempat dari Asia ke tanah air baru mereka di Amerika beribu-ribu tahun yang lalu.�

Berdasarkan informasi tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa benua Amerika termasuk lokasi kediaman Ya'juj dan Ma'juj dari garis keturunan Turki-Scythia. Mereka memasuki benua Amerika dengan cara melewati Selat Bering, yaitu selat yang memisahkan antara benua Asia dan benua Amerika. Kemudian mereka melewati Alaska, menuju Kanada dan Amerika Serikat. Diantara mereka ada juga yang mengembara hingga ke Amerika Selatan.
Para penjelajah Cina dari Dinasti Ming (1421 M) yang pernah mengunjungi benua Amerika pada abad ke-14 pernah melihat penghuni benua Amerika yang suka memakan sesama manusia.

Sebuah artikel yang ditulis oleh United Church of God berjudul The United States and Britain in Alkitab Prophecy menjelaskan secara kronologis mengenai asal-usul keturunan bangsa Amerika dan Inggris. Sebagai pendahuluan, terdapat artikel yang berjudul Two Nation That Changed The World, sedangkan penjelasan tiap-tiap bab sebagai berikut:



1. God�s Commitment to Abraham and His Descendants�. Bab ini menjelaskan dalil-dalil Alkitab yang berkenaan dengan janji Tuhan terhadap keturunan Ibrahim (Abraham).


2. Israel Golden Age�. Bab ini menjelaskan masa keemasan  Israel dibawah kepemimpinan nabi Daud dan Sulaiman.

3. From Empire to Exile�. Bab ini berisi penjelasan mengenai sebab-sebab kehancuran Israel pasca wafatnya Sulaiman. Dimulai dari perpecahan Israel menjadi dua kerajaan yaitu Judea (Judah) dan Israel Utara (Efraim). Efraim adalah anak keturunan nabi Yusuf. Raja Jeroboam (Israel Utara) mengubah agama Israel menjadi penyembah berhala. Tuhan menghukum kerajaan Israel Utara dengan mengirim bala tentara Asyria. Kerajaan Israel Utara hancur, semua penduduknya dibuang, Israel keturunan Efraim hidup dalam pembuangan.

4. The Mysterious Scythians Burst Into History�. Bab ini berisi penjelasan mengenai bangsa Scythia yang dihubungkan dengan hilangnya Sepuluh Suku Israel. Dijelaskan juga bahwa bangsa Scythia juga adalah Sepuluh suku bangsa Israel yang hidup dalam pembuangan.

5. Britain and United States Inherit Jospeh�s Brithright". Bab ini berisi penjelasan tentang janji besar untuk keturunan Yusuf yang terdapat dalam Alkitab. Didalam Alkitab, Tuhan menjanjikan kepemimpan pada keturunan Yusuf. Bangsa Inggris dan AS dipercaya sebagai perwujudan janji Tuhan. Kehebatan militer Inggris dan Amerika di seluruh dunia merupakan janji Tuhan untuk keturunan Yusuf.  Keduanya juga dianggap sebagai bangsa yang diberkati. Masa depan Anglo-Saxon yang cemerlang.

6. From Punishment to Destiny�. Bab ini menjelaskan tentang perubahan hukuman menjadi berka. Yang dimaksud adalah janji disatukannya Israel dan Judah dibawah kepemimpinan Yesus yang akan turun pada akhir zaman. Penjelasan mengenai kemenangan Israel.


Dari artikel tersebut, dapat diketahui bahwa Scythia adalah keturunan Israel Efraim yang kemudian mengembara menjadi bangsa Anglo-Saxon di Inggris dan Amerika Serikat. Jika dihubungkan dengan pendapat Josephus yang menyebut Magog adalah bangsa Scythia berarti bangsa Israel, Amerika Serikat, dan Inggris adalah anak keturunan Magog  (Ma'juj). Hal ini berarti seluruh negara tersebut adalah Ya'juj dan Ma'juj.
Steven M. Collins (2003) dalam bukunya, The Ten Tribes Of Israel...Found! berisi kesamaan tema dengan artikel United Church of God. Hanya saja yang membedakan, tulisan Collins tidak membahas mengenai Amerika Serikat.


Dalam ringkasan bukunya, Collins menulis �Scythia� adalah istilah yang digambarkan banyak orang sebagai suku yang hidup di Asia Kuno dekat Laut Hitam dan Laut Kaspia. Banyak suku Scythia, Sacae dinamakan menurut keturunan yang disegani di Alkitab sebagai Isaac. Sacae muncul di daerah ini setelah kejatuhan Kerajaan Israel. Orang Yunani mencatat bahwa orang Scythia di Laut Hitam adalah orang yang beradab. Mereka dikenal sebagai masayarakat yang menjauhkan diri dari agama asing serta mempunyai ciri khas Ibrani dengan larangan memakan daging babi.

Orang Scythia menamakan kembali semua sungai yang mengalir ke Laut Hitam dengan nama-nama modern sekarang seperti Danube, Don, dan lain-lain. Hal tersebut mereka lakukan untuk mengabadikan  nama suku Israel yang bernama Dan. Suku Sacae hidup di sebelah utara Palestina (Laut Hitam) ketika nabi Jeremiah menyampaikan pesan kepada sepuluh suku Israel yang hidup di utara Palestina.


Inggris dan Amerika Adalah Keturunan Scythia.
Mayoritas ahli sejarah mengakui bahwa orang Anglo-Saxon membuat suatu persediaan kaum yang ditemui di beberapa bangsa Barat modern.  Sebuah halaman website bernama Brit-Am (Britain Amerika) membicarakan secara khusus mengenai perjalanan diasporan Bani Israel (Sepuluh Suku Yang Hilang).

Website ini menyimpulkan orang-orang Inggris dan Amerika memiliki akar keturunan yang sama dari sepuluh suku Israel yang hilang, yaitu suku Scythia/Sacae atau Saxa/Saxon. Pada 1723 , seorang pelarian yang juga seorang cendekiawan gereja Perancis Huguenot, Dr. Jacques Abbadie menulis sebuah buku yang berjudul The Triumph of Providence (Kemenangan untuk Masa Depan). Di dalam bukunya ia menyatakan, �Adalah tidak mungkin sepuluh suku Israel terbang menghilang ke udara, atau terbenam ke dalam bumi. Mereka adalah sepuluh suku Gothic yang masuk Eropa pada abad kelima sebelum masehi,...dan mendirikan sepuluh bangsa Eropa modern.

Menurut Jordanes dalam tulisannya yang berjudul �Getica�, suku Goth termasuk dalam keturunan suku Scythia. Mereka berasal dari kawasan yang berdekatan dengan Laut Azov. Menurut Jordanes, mereka pindah ke arah utara menuju Scandzia. Di tempat tersebut, mereka mendirikan sebuah pemisahan garis raja secara diam-diam di pulau Gotland.

Dalam website gereja �Orange Street Congregational Church�, menjelaskan 9 prinsip pemahaman kepercayaan yang menjadi landasan keimanan mereka.  Pada prinsip ketujuh dan delapan berkaitan dengan kepercayaan terhadap bangsa Celto-Anglo-Saxon.


Prinsip ke-7 Kami percaya: Bangsa Israel terbagi menjadi dua kerajaan. Satu disebut Judah (Judea) dan satu lagi disebut Israel. Sekitar 745-676 SM, kerajaan Israel dibawa ke Asyria dan tidak pernah kembali ke Palestina. Mulai saat ini mereka menjadi Sepuluh Suku Israel Yang Hilang. Sejarah menceritakan kepada kita bahwa migrasi mereka dari Asyria melalui Rusia Selatan menuju Eropa dengan berbagai nama seperti Chimmeria, Goth, Angle, Jute, Saxon, Dane (Denmark), Viking dan penduduk Normandy.

Prinsip-8 Kami percaya: Keturunan yang benar dari Israel adalah Celto-Anglo-Saxon, Skandinavia, Jerman, Dutch (Belanda), rakyat Australia, Kanada, Afrika Selatn, Selandia Baru, Amerika (A Great Nation), dan Kepulauan Inggris (A Great Nation and Company of Nation).


Jika bukti tersebut dihubungkan dengan teori  halaman situs yang dibuat oleh United Church of God yang berjudul �The United States and Britain in Alkitab Prophecy� serta buku karangan Steven M.Collins (2003) yang berjudul �The Lost Ten Tribes of Israel...Found!� dapat diketahui bahwa bangsa-bangsa Eropa, Amerika Serikat, dan Australia adalah keturunan Saxon (Scythia), bangsa Scythia sendiri adalah keturunan dari Magog.

John S.C. Abbot (1859) didalam bukunya yang berjudul �The Empire of Russia� menyebutkan bangsa Indian di Amerika Utara termasuk bangsa keturunan Scythia.
Teori Scythia adalah Ya'juj Ma'juj adalah berasal dari Flavius Josephus. Ia menginditefisikan Magog (Ma'juj) sebagai Scythians (orang Scythia) didalam bukunya yang berjudul  �Jewish Antiquities� .
Magog berasal dari Magogians (orang Magog). Nama Magog berasal dari mereka. Orang Yunani disebut Scythians (Scythia).

Jika hal ini benar, ia akan mendukung pendapat Syaikh Abdurrahman As-Sa�di dalam bukunya �Fitnah Ad- Dajjal wa Ya'juj wa Ma'juj� ia menjelaskan Ya'juj Ma'juj adalah �Bangsa-bangsa Eropa dan orang yang mirip seperti mereka dari penduduk Amerika.�


Didalam kitab Ezekiel 38: 1-4 diterangkan:
Datanglah kata Tuhan kepadaku, bunyinya, �Hai anak Adam! Tunjukkanlah mukamu kepada Juj dan tanah Majuj, raja Jus, Mesekh, dan Tubal dan bernubuatlah akan halnya�. Katakanlah. Demikianlah kata Tuhan Hua. Hanya aku membalas kepadamu kelak, hai Juj, raja Rus, Mesekh, dan Tubal. Dan kubawa engkau berkeliling dan kububuhkan kait pada rahangmu...

Didalam ayat tersebut, Juj diuraikan dengan sangat jelas. Dalam kutipan tersebut, Juj memiliki pengertian yang sama dengan Ya'juj dalam Al-Qur�an. Dia dikatakan sebagai raja Rusia, Moskow, dan Tubal. Sementara itu, Majuj (Ma'juj) hanya dikatakan sebagai �Tanah Ma'juj�. Tiga nama yang disebutkan dalam Alkitab ialah Rus atau Rusia, Masekh atau Moskow, dan Tubal atau Tobolsk. Rusia adalah nama negara, sedangkan Omask dan Tobolsk adalah nama dua sungai yang terletak di sebelah utara Pegunungan Kaukasus. Sungai Omask nengalir melewati kota Mosko, sementara sungai Tobolsk adalah dua kota yang termahsyur di Rusia. Mengingt begitu jelasnya deskripsi, jadi tidak perlu diragukan lagi siapa Ya'juj itu.

Jadi jelas sekali  yang dimaksud dengan Juj adalah Rusia, tempat kediaman bangsa Slavia, dan Ma'juj adalah nama negara yang sama. Jadi, disatu sisi Juj dikatakan sebagai raja Rusia. Namun disisi lain dia digambarkan mendiami tanah Majuj. Rusia terletak di Eropa. Penduduk Eropa terdiri dari dua suku bangsa yaitu, Slavia dan Teutionia. Bangsa Teutonia meliputi  bangsa Inggris dan Jerman. Hal ini menunjukkan dengan sangat jelas bahwa Juj adalah nama bangsa Eropa Timur (Slavia), sedangkan Ma'juj adalah nama bangsa-bangsa Eropa Barat, yaitu bangsa Teutonia.
Terlihat juga bahwa kedua bangsa di atas pada mulanya mendiami tanah yang sama. Bisa jadi Juj, dan Majuj adalah nama atau julukan nenek moyang untuk kedua bangsa ini. Hal ini dibuktikan dengan adanya kenyataan bahwa patung Ya'juj dan Ma'juj sudah berdiri di depan Guildhall London yang terkenal sejak jaman dahulu.

Jika dua nama itu tidak ada hubungannya dengan nenek moyang bangsa-bangsa ini, mengapa patung mereka ada pada gedung Dewan Perwakilan Rakyat ?



Berdasarkan keterangan yang terdapat didalam Alkitab, serta bukti sejarah yang telah dilengkapi dengan dua patung di London maka sudah dipastikan bahwa Ya'juj dan Ma'juj bukan nama imajiner. Kedua nama itu adalah nama dua suku bangsa yang mendiami benua Eropa dan yang seluruhnya menutupi daratan Eropa. Dapat juga dilihat tanda-tanda yang jelas mengenai identitas bangsa-bangsa seperti yang terdapat dalam Al-Qur�an bahwa mereka akan mengalir dari tiap-tiap tempat yang tinggi. Berdasarkan dalil tersebut, JELASLAH BAHWA YA'JUJ MA'JUJ ADALAH BANGSA EROPA YANG NANTINYA AKAN MENGUASAI SELURUH MUKA BUMI.

Tuduhan kaum Orientalis-Zionis-Evangelis tentang Ya'juj Ma'juj yang akan muncul pada akhir zaman adalah kaum Muslimin tidak beralasan. Sejarah dan inskripsi Yahudi sendiri (Flavius Josephus) yang membuktikan Gog Magog adalah bangsa Scythia (bangsa Indo-Eropa dan berbahasa Indo-Eropa). Para ahli Tafsir Alkitab dari Barat menafsirkan Scythia adalah keturunan bangsa Israel Utara yang pernah dibuang oleh kerajaan Assyria pada tahun 721 SM.

Bahkan setelah menemukan hubungan Scythia = Israel, para Evangelis Zionis ini mencoba membersihkan karakter Scythia dari kaum ganas abad ke-8 hingga 5 SM menjadi bangsa yang baik keturunan nabi Ishak (Isaac). Nama Isaac diduga berasal dari nama �Saca� atau �Scythia�. Kemudian demi menjaga hubugnan baik dengan Eropa dan Amerika para Evangelis-Zionis membuat suatu kesimpulan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Amerika adalah keturunan Sycthia (Israel).

Berdasarkan sumber-sumber Evangelis-Zionis ini dapat disimpulkan Gog Magog adalah Scythia atau Saca atau Saxon (Anglo Saxon) keturunan Israel, yang sekarang menjadi bangsa-bangsa Eropa dan Amerika.
Logikanya, kolonialisme bangsa Eropa atas negeri-negeri Timur dan Islam pada abad ke-18 hingga 20 M adalah salah satu episode keluarnya Ya'juj dan Ma'juj.


Wallahualam Bissawab !

Sumber: Dikutip dari buku  Jejak Ya'juj dan Ma'juj Dalam Inskripsi Yahudi (Wisnu Sasongko)

Ramalan Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj Pada Akhir Zaman


Ramalan Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj Pada Akhir Zaman



Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj Pada Akhir Zaman

Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan (apabila) janji yang benar (hari berbangkit) telah dekat, tiba-tiba mata orang kafir terbelalak, (mereka berkata), "Alangkah celakanya kami! Kami benar-benar lengah tentang ini, bahkan kami benar-benar orang zalim". (Q.S. Al-Anbiyaa: 96-97)

Pada ayat diatas, Syekh Abdul Rahman as-Sa'di mengutip suatu artikel pada majalah Al-Manar edisi XI halaman 284 yang menyebutkan:
Demikianlah, siapa yang teringat serbuan besar-besaran bangsa Mongol Tartar atas negeri-negeri kaum Muslimin dan Nasrani. Mereka merupakan keturunan Ya'juj dan Ma'juj pada abad ke-7 H. Mereka membawa kutukan mereka dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka membunuh banyak orang, melakukan perampasan dan pencurian. Mungkin, peristiwa itu akan terjadi lagi menjelang datangnya hari kiamat, sesuai firman Allah dalam Al-Qur'an.

Sejarah telah membuktikan ketika bangsa Mongol keluar menembus rangkaian dinding penghalang tersebut mereka tidak pilih-pilih dalam membunuh. Mereka membanta dan membunuh siapa saja baik orang beriman maupun kafir. Bangsa Mongol termasuk salah satu keturunan bangsa Scythia. Pada tahun 1210-1215 Masehi Mongol menyerbu Cina. Pada tahun 1215 mereka menghancurkan kota Peking (Beijing), semua penduduknya dibantai. tulang belulang mereka dionggok dibelakang tembok kota. Selama setahun, kota Peking masih meninggalkan lemak darah.

Kemudian setelah itu, pada tahun 1218-1224 M, Mongol menyerbu Kerajaan Islam Khawarizm Syah Muhammad di Asia Tengah, Transoxiana, dan Persia Timur. Setelah membuat kerusakan hebat di Khawarizm, mesin perang Mongol mengarahkan pasukan berkudanya menuju Eropa. Hingga pada tahun 1235-1245 M berturut-turut kota-kota di Eropa mereka taklukkan seperti Kipzak di Rusia, Polandia, Hungaria, dan sebagainya.

Tahun 1258 M, Dinasti Abbasiah di Baghdad dilumat habis, semua kitab-kitab di perpustakaan Baghdad dilemparkan ke sungai Tigris hingga air sungai menjadi hitam akibat lunturan tinta. Mongol tidak berhenti disitu saja. Pada tahun 1289 M, Dinasti Yuan Mongol mengirim dua ekspedisi untuk menyerang kerajaan Singasari di pulau Jawa (Nusantara/Indonesia). Namun serangan mereka gagal dan mereka kalah.

Semua ini adalah bukti bahwa apabila bangsa Ya'juj dan Ma'juj menyerang, mereka tidak memilih-milih dalam membunuh. Orang beriman maupun yang tidak beriman akan dibunuhnya. Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj Mongol Tartar pada abad 12 dan 13 Masehi ini telah diramalkan oleh Rasulullah S.A.W. dalam hadisnya ketika beliau terbangun dari mimpinya sebagai berikut :"Laa ilaha illallah (tiada tuhan kecuali Allah), celakalah orang Arab karena kejahatan telah dekat. Hari ini penutup Ya'juj dan Ma'juj telah dibuka seperti ini", lalu beliau melingkarkan kedua jarinya. 

Dalam riwayat lain: Dan, beliau melingkarkan (jarinya sehingga membentuk angka) 70 dan 90. Zaenab berkata, "Aku berkata, wahai Rasulullah: Apakah kita akan binasa sedangkan orang saleh bersama kita? "Beliau menjawab, "Ya , apabila kejahatan semakin banyak!"

Berita dari Rasulullah S.A.W. ini ditepati dengan keluarnya pasukan berkuda Mongol dipimpin oleh Genghis Khan dan anak cucunya yaitu Hulaghu Khan serta Kubilai Khan.



Apakah Sejarah Akan Terulang ?

Sejarah akan terulang. Proses keluarnya Ya'juj dan Ma'juj mungkin saja sama dengan sebelumnya, yaitu dengan keluarnya bangsa Mongol yang dipimpin oleh Genghis Khan. Mereka terlebih dahulu menyerang Cina dengan menghancurkan Tembok Cina, kemudian menerobos masuk ke Lembah Subur Hwang Ho. Selepas daratan Cina dikuasai, mereka ke barat menuju Afghanistan, Pakistan, dan India. Melewati Pegunungan Hindukush melalui celah Kyber Pass di Afghanistan. Selepas itu mereka menuju ke utara kearah Pegunungan Ural untuk menghancurkan Moskow dan Eropa Timur hingga Eropa Barat (Semenanjung Iberia).

Langkah selanjutnya mereka kembali ke timur melewati Pegunungan Kaukasus melalui celah Darial dan celah Derbent memasuki negara Turki modern, Iraq, dan Iran. Setiap tempat yang didatanginya pasti rusak. Orang Islam di Syam (Jordan, Lebanon, Syria, dan Palestina) beramai-ramai melarikan diri ke Gunung Tursina di Mesir. Mereka dipimpin oleh hamba Allah yang saleh yaitu Isa Al-Masih.

Sumber-sumber Islam menyebutkan Ya'juj dan Ma'juj adalah sekumpulan orang non-Muslim. Mereka komunitas orang kafir. Nabi Muhammad berkata pada malam Isra Miraj bahwa beliau diutu kepada Ya'juj dan Ma'juj.


"Aku menyeru mereka masuk Islam dan beriman kepada Alah, tetapi mereka menolak. Mereka akan dimasukkan ke neraka bersama mereka yang tidak beriman dari kalangan anak cucu Adam dan anak cucu Iblis".

Dalam Sahih Bukhari dan Muslim dituliskan bahwa Nabi berkata:
"Allah berkata kepada Nabi Adam, "Wahai Adam." Adam pun menjawab, "Labbaik wa sa'daik (Aku penuhi panggilan-Mu dan seruan-Mu)." Allah berkata, "Keluarkanlah dari anak cucumu  delegasi neraka." Beliau bertanya, "Wahai Tuhan apa yang dimaksudkan dengan delegasi neraka?" Allah menjawab, "Dari setiap 1000 orang, ada 999 yang masuk neraka, hanya satu saja yang masuk surga." Orang-orang pun kaget ketika Nabi menyampaikan hadis ini. Lantas, mereka bertanya, "Wahai Rasulullah siapakah di antara kami yang menjadi satu orang tersebut?"  Beliau menjawab, "Bergembiralah, karena kamu berada diantara dua golongan. Tidaklah dua golongan itu bercampur dengan golongan yang lain melainkan akan memperbanyaknya, itulah Ya'juj dan Ma'juj."


Begitu banyaknya Ya'juj dan Ma'juj sehingga perbandingannya dengan kaum Muslimin adalah 1:999. Hadis diatas dapat dijadikan petunjuk untuk menghitung jumlah Ya'juj dan Ma'juj yang telah dan akan keluar pada hari kiamat kelak. Apabila kata "kamu" pada hadis diatas merujuk pada sahabt dan kaum Muslimin yang hidup pada zaman Rasulullah maka jumlah Ya'juj dan Ma'juj dapat dihitung dengan mengalikan jumlah sahabat Nabi x 999 = ???

Misalnya jumlah sahabat Nabi atau kaum Muslimin pada waktu itu adalah 200.000 orang, maka jumlah Ya'juj dan Ma'juj adalah 200.000 x 999 = 199.800.000 orang atau mendekati angka 200 juta Ya'juj dan Ma'juj. Mungkin sebanyak inilah Ya'juj dan Ma'juj yang akan muncul menjelang kiamat. Dengan kuantitas sebesar itu adalah wajar apabila kedatangan mereka nanti menyebabkan seluruh air di Tasik Tiberia di Palestina kering ketika mereka singgah untuk minum.

Mereka adalah segerombolan besar orang yang tidak beriman, cenderung berfaham Ateis. Ini tersirat dalam hadis yang menyebutkan bahwa mereka mencoba melawan langit. Seperti dalam riwayat Imam Muslim :
"Kemudian mereka (Ya'juj dan Ma'juj) berjalan, hingga mereka sampai di Gunung al-Khamr, yaitu gunung Baitul Maqdis. Mereka mengatakan, "Kita telah membantai semua penduduk bumi. Ayo sekarang kita bunuh apa yang ada di langit." Mereka mengarahkan senjata-senjata mereka ke langit. Lalu Alah mengembalikan senjata-senjata mereka itu (ke bumi) dalam keadaan berlumuran darah."


Ya'juj dan Ma'juj akan keluar pada akhir zaman setelah turunnya Isa Putra Maryam. Hal itu terjadi setelah Isa dan kaum Muslimin berhasil membunuh Dajjal serta pasukannya. Beberapa waktu kemudian, Allah menggerakkan gerombolan barbar ras Eurasiatic (Sycthia, Turk, Hun, Mongol, dan Tartar) keluar dari setiap tempat yang tinggi. Mungkin dari rangkaian pegunungan Kaukasus, Hindukush, Himalaya, dan pegunungan di Cina. Berdasarkan kajian geografi kemungkinan besar hal ini dapat terjadi jika mereka menyerbu dengan cepat ke arah luar rangkaian pegunungan tersebut. Mereka menembus :

  • Gurun Gobi dan pegunungan Cina, untuk menyerbu Cina (Peradaban Lembah Sungai Kuning).
  • Pegunungan Hindukush dan Himalaya, untuk menyerbu Afghanistan-Pakistan-India (Peradaban Sungai Indus)
  • Pegunungan Kaukasus, untuk menyerbu Iraq-Iran-Palestina-Syria-Jordan (Peradaban Bulan Sabit Subur) dengan telebih dahulu menyerbu Azerbaijan-Armenia-Turki.
  • Sungai Danube dan Pegunungan Carpathian, untuk menyerbu negara2 Balkan-Polandia-Jerman-Perancis.

Ketika gerombolan Ya'juj dan Ma'juj berhasil melewati rangkaian penghalang alamiah itu, mereka masih belum sampai ke Timur Tengah. Allah segera memberi tahu nabi Isa Putra Maryam tentang malapetaka ini. Allah menyuruh Nabi Isa memimpin manusia saat itu supaya segera berlindung di Gunung Thur di Mesir.  Pada saat itu tiada kekuatan seseorang pun yang mampu membendung kekuatan Ya'juj dan Ma'juj. Jalan terbaik adalah berlindung sambil menyusun kekuatan baru.

Ketika Ya'juj dan Ma'juj memasuki Syria dan Lebanon, mereka membantai orang yang sebelumnya tidak melarikan diri dan berlindung bersama Nabi Isa Putra Maryam. Tak terkecuali anak-anak dan orang tua, semuanya dibunuh. Wanita muda dibiarkan hidup untuk kemudian diperkosa dan mengandung anak-anak keturunan Ya'juj dan Ma'juj. Hal ini seperti yang dikatakan dalam hadis bahwa Ya'juj dan Ma'juj masih belum mati sehingga melihat seribu keturunannya.

Setelah kekejaman Ya'juj dan Ma'juj mencapai puncaknya, Allah kemudian mengizinkan Nabi Isa mendoakan kehancuran mereka.
Muhammad bin Shalih al-Usaimin di dalam tafsirnya tentang Aurah Al-Kahfi memetik hadis yang diriwayatkan oleh Muslim tentang keluarnya Ya'juj dan Ma'juj diakhir zaman kelak :

"Allah mengeluarkan Ya'juj dan Ma'juj pada kahir zaman kelak selepas terbunuhnya Dajjal. Mereka keluar dengan jumlah yang banyak (seperti belalang atau lebih banyak lagi) hingga jika mereka melewati Tasik Tiberia, mereka akan meminum air tasik itu hingga habis. Lalu orang yang dibelakang mereka ketika melewati  tasik itu berkata, "Dahulu di tasik ini ada air." Kemudian mereka mengepung Nabi Isa dan pengikutnya di Gunung Thur hingga Nabi Isa dan pengikutnya tersiksa dan akhirnya mereka meminta kepada Allah supaya Ya'juj dan Ma'juj dibinasakan. Allah pun mengirimkan ulat-ulat ke leher mereka hingga mereka binasa seketika itu dan menimbulkan bau yang busuk. Lalu Allah menurunkan hujan yang membawa mayat-mayat mereka ke laut dan juga mengirim burung-burung yang membawa jasad mereka ke laut."

Bumi menjadi damai kembali setelah Ya'juj dan Ma'juj binasa. Keberkahan muncul dari atas dan bawah, langit dan bumi. Manusia penuh iman dan amal saleh terpukau dengan suasana dunia. Bumi menjadi subur, hewan buas menjadi jinak, bisa dan racun binatang liar seperti ular menjadi tidak berarti apa-apa.

Bersambung.







Jalur Pengembaraan Ya'juj Ma'juj

Jalur Pengembaraan Ya'juj Ma'juj


Jalur Sempit Keluarnya Ya'juj Ma'juj Scythia dan Chimmeria

The Darial Gorge (jalur Darial) adalah jurang yag membatasi antara Rusia dan Georgia. Jurang ini terletak di dasar timur Gunung Kazbek, yaitu salah satu gunung dari rangkaian Pegunungan Kaukasus, yang dilalui oleh sungai Terek (terbentuk dari aliran sungai Terek) selebar 8 meter. Antara dua dinding, ada batu setinggi 1.800 meter atau 5.900 kaki. Orang Georgia menyebutnya sebagai Dariel Khoba. Orang Tartar menyebutnya sebagai Darioly. Tempat itu disebut juga dengan Kreuzberg Pass.

Celah Darial (jalur bangsa Chimmeria) dan Celah Derbent (jalur bangsa Scythia)

Di dalam Mankind and Mother Earth (Arnold Toynbee) disebutkan bahwa Chimmeria adalah satu suku Eurasia, sedangkan Philips (1972) menyebutkan bahwa gerombolan Chimmeria keluar dari selatan stepa Rusia menembus Pegunungan Kaukasus menuju Asia Barat (Georgia dan Armenia) dengan diikuti oleh gerombolan Scythia. Menurut Herodotus, gerombolan ini melewati jalur pantai timur Laut Hitam, yaitu pantai batas dari laut hingga ujung barat Pegunungan Kaukasus.Jalur ini sulit ditempuh dan hampir tidak dapat dilalui melalui darat. Karena itu mustahil gerombolan itu bisa bermigrasi secara keseluruhan. Pilihan jalur tembus yang lebih masuk akal adalah jalur Darial yang terletak dibagian tengah rangkaian pegunungan Kaukasus.

Herodotus ingin menunjukan bagaimana jalur itu menjadi faktor bangsa Scythia kehilangan jejak musuhnya ketika mengejar bangsa Chimmeria. Suku itu mengatakan bahwa mereka datang dari jalur lain, dekat Laut Kaspia yaitu jalur Derbent yang terletak diujung timur dari rangkaian Pegunungan Kaukasus.

Berdasarkan keterangan tersebut, dapat dipahami bahwa gerombolan Chimmeria menembus Kaukasus melalui celah Darial. Beberapa tahun kemudian gerombolan Scythia mencoba mencari celah tersebut tetapi tidak menemukannya. Mungkin saja karena alasan lain hingga akhrinya bangsa Scythia melewati celah Derbent yang berada jauh diujung timur Pegunungan Kaukasus. Sebenarnya jarak celah sempit Darial lebih pendek untuk menembus Kaukasus dibandingkan celah  Derbent.  Ada kemungkinan juga bangsa Scythia tidak melewati celah Darial karena alasan resiko besar dampak ketinggian bagi ketahanan tubuh pasukannya. Jalur tembus celah Darial berada pada ketinggian 7815 kaki atau 2382 meter diatas permukaan laut. Dengan ketinggian tersebut pasukan dalam jumlah besar yang melewatinya akan lebih sulit bernafas. Akhirnya gerombolan Scythia memilih jalur pintas yang lebih aman di ujung timur Kaukasus yaitu Jalur Derbent.



Kitab Joel Menceritakan Kisah Serangan Kutukan Belalang

Kitab Joel adalah kitab sastra karya dua orang penulis yang berbeda yang kemudian digabung menjadi satu. Para pakar Perjanjian Lama masih berbeda pendapat dalam menentukan masa kehidupan Joel. Ada yang berpendapat Joel hidup pada masa setelah pembuangan Babylon. Ada pula yang berkata Joel hidup pada masa sebelum pembuangan.  Menurut George W. Coast, mungkin Joel hidup pada tahun 400-350 SM walaupun ada juga ahli yang meletakkan masa kehidupan Joel pada masa yang lebih awal yaitu pada abad ke-9 hingga ke-7 SM.


Joel menyebutkan serangan kutukan belalang tersbut dengn ungkapan-ungkapan sebagai berikut :

  • "Suatu bangsa yang kuat dan tidak terbilang banyaknya" (Joel 1:6)
  • "Sebagai pemusnahan dari Yang Maha Kuasa" (Joel 1:15)
  • "Nyala Api" (Joel 1:19)
  • "Suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala" (Joel 2:2)
  • "Rupanya seperti kuda dan seperti kuda lumba mereka berlari" (Joel 2:4)
  • "Seperti suatu bangsa yang kuat, teratur barisannya untuk berperang" (Joel 2:5)
  • "Hari Tuhan" (Joel 2:20)
  • "Yang datang dari utara" (Joel 2:20)


Terkait dengan serangan belalang tersebut, beberapa tafsir Al-Kitab mencoba melukiskannya. Nabi Muhammad yang hidup pada abad ke-6 M yaitu sekitar 1400 tahun setelah Joel juga menegaskan sifat-sifat mereka (Ya'juj dan Ma'juj) seperti belalang. Sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Majah dari Abu Said Al Khudri, Rasulullah berkata:
"Tidak akan terjadi kiamat sebelum kalian memerangi suatu kaum yang bermata sipit dan berwajah lebar. Mata mereka seperti belalang, dan wajah mereka seperti topi baja yang berbulu. Mereka memakai sandal dari bulu, membuat perisai dari kulit, dan senang menambatkan kuda pada pohon kurma."
Hadis tersebut dikatakan Rasululah pada abad ke-6/7 M. Ramalan tersebut baru terbukti pada abad ke 12-13 M yaitu ketika pasukan berkuda bangsa Tartar dan Mongol menyerbu Kekhalifahan Islam Khawarizmi di Khurasan serta Abbasiah di Baghdad. Ketika orang Tartar dan Mongol tersebut berhasil menaklukkan negara-negara Islam mereka sering menambatkan kuda-kuda mereka di pohon kurma. Bahkan, mesjid pun dijadikan kandang kuda oleh mereka. Mereka inilah bangsa berkuda dari padang rumput Eurasia.

Ramalan Joel (kira-kira 800 SM), seorang keturnan Israel dengan keluarnya Ya'juj dan Ma'juj Scythia terbukti sekitar 100-200 tahun kemudian yaitu tahun 700-600 SM.



Ramalan Nabi Muhammad S.A.W. (620-633 M) terbukti ketika 600 tahun kemudian yaitu pada tahun 1258 ketika pasukan berkuda Genghis Khan menyerang pemerintahan Khalfah Islam. Pasukan berkuda Mongol Tartar (sebagian ras Scythia) datang laksana serbuan belalang yang menyerang ladang pertanian. Peradaban Islam di Asia Tengah (Bukhara, Tirmidzi, Samarkhan) langsung menjadi puing-puing. Baghdad yang terkenal dengan sebutan "Kota 1001 Malam" pun disapu habis. Kitab-kitab penting dibakar dan dibuang ke sungai Tigris hingga air sungai berwana hitam.

Dalam tradisi takwil mimpi yang dikembangkan oleh Ibnu Sirin, disebutkan tentang mimpi belalang berarti melambangkan kesengsaraan, cobaan, musibah, atau hukuman. Belalang juga melambangkan hujan yang menyebabkan kehancuran, atau pendudukan pasukan tentara yang ganas.
Bahkan Ibnu Abbas, salah satu sepupu nabi Muhammad ketika beliau melihat anak-anak yang sedang bermain saling menerkam satu sama lain maka Ibnu Abbas berkata, " Demikianlah Ya'juj dan Ma'juj muncul." Artinya, ketika bangsa Ya'juj dan Ma'juj keluar mereka saling berlomba menuju satu tujuan. Begitu teraturnya barisan serangan mereka sehingga dalam tradisi kitab milik Yahudi, para penyerang ini dianalogikan sebagai gerombolan belalang pengembara.

Peristiwa tragis di dunia Islam pada abad ke 13 M atau tahun 1258 M ini yang pernah diramalkan oleh Rasulullah ketika beliau bermimpi melihat dinding Ya'juj dan Ma'juj sudah terbuka. Mimpi nabi akan akhir zaman ini menjadi kenyataan antara enam hingga tujuh abad kemudian yaitu keluarnya bangsa Tartar Mongol yang dipimpin oleh Genghis Khan. Setelah itu kekuasaan bangsa ini diteruskan oleh cucunya yang bernama Hulaghu Khan pada abad ke-7 Hijriah.


Patung Genghis Khan.

Dalam inskripsi hadis yang lain, Nabi Muhammad juga menggambarkan mengenai ciri-ciri fisik Ya'juj dan Ma'juj. Mereka adalah bangsa yang lebar dahinya, bermata sipit, rambuntnya merah menyala, berasal dari dataran tinggi, dan wajahnya rata seperti dipukuli. Rasulullah pernah berkhotbah ketika jari beliau dibalut karena disengat kalajengking, beliau berkata :

"Kamu mengatakan tidak ada permusuhan, padahal sesungguhnya kamu senantiasa memerangi musuh hingga datanglah Ya'juj dan Ma'juj, yang lebar dahinya, sipit matanya, menyala (merah) rambutnya, mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi , wajahnya seperti dipalu."

Wilayah kekuasaan Genghis Khan dan penerusnya, hampir meliputi 1/3 Dunia


Berdasarkan ciri-ciri fisik yang digambarkan oleh Rasulullah dapat diduga bangsa itu adalah ras-ras dari Asia Utara. Ras-ras itu adalah bangsa Scythia, Hun, Xiongnu (Hsiongnu), Tartar, dan Mongol. Mereka bermukim di dataran tinggi padang rumput Eurasia, yang membentang dari Eropa Timur hingga Mongolia.

Inskripsi Islam juga mencatat pada akhir zaman kelak, bangsa Ya'juj dan Ma'juj akan keluar lagi. Mereka merajalela ke seluruh dunia. Dan, hal ini tercatat sebagai tanda-tanda besar sudah dekatnya kiamat. Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj pada akhir zaman kelak terjadi setelah turunnya Nabi Isa Al-Masih, yaitu setelah Isa berhasil membunuh Dajjal, si pendusta besar.

Bersambung.






Periode Sejarah Timur Tengah dan Bani Israel Dan Kaitannya Dengan Ya'juj Ma'juj Scythia

Periode Sejarah Timur Tengah dan Bani Israel Dan Kaitannya Dengan Ya'juj Ma'juj Scythia


Catatan: Kalimat yang dicetak tebal menunjukkan keterlibatan bangsa Scythia dalam sejarah Timur Tengah.

  • 2166 SM: Nabi Ibrahim lahir di Ur, Mesopotamia Selatan (Irak), Delta Nil di Mesir di bawah kekuasaan raja-raja Hykos. suku Amaliq keturunan Semit.
  • 2152 SM: Ibrahim mendapat kepercayaan agama monoteisme.
  • 2150 SM: Ibrahim menghancurkan berhala di Ur (Urartu). Beliau diadili raja Naram Sim (Namrud), kemudian dihukum bakar ke dalam api. Ibrahim selamat dan tak terbakar sama sekali. Setelah kejadian ini, Luth, anak saudara Ibrahim, beriman.
  • 2117 SM: Ibrahim menikahi Sarah.
  • 2106 SM: Ibrahim membakar kuil berhala di Ur (Urartu).
  • 2105 SM: Ibrahim dan keluarganya (Sarah, Luth, Arazar, Nahor II, dan Milka) meninggalkan Ur hingga sampai Haran, Turki. Beliau mulai berdakwah di Haran.
  • 2091 SM: Ibrahim meninggalkan Haran menuju ke Palestina/Kanaan dengan melewati Syria, Trans-Jordan.
  • 2089 SM: Bencana kelaparan di Daerah Bulan Sabit Subur, Ibrahim, Sarah, dan Luth tiba di Mesir.
  • 2084 SM: Raja Mesir menahan Sarah. Sarah dikembalikan kepada Ibrahim karena raja Mesir mendapat peringatan dari Allah. Raja memberi hadiah, termasuk seorang budak bernama Siti Haja dan beberapa hewan ternak kepada Ibrahim. Sang raja menasehati Ibrahim agar meninggalkan Mesir.
  • 2080 SM: Hajar melahirkan Ismail.
  • 2067 SM: Ibrahim mengorbankan Ismail, diganti dengan kambing. Ibrahim dan Ismail dikhitan, penghancuran kota Sodom dan Gomorah tempat berdakwah nabi Luth.
  • 2066 SM: Sarah melahirkan Ishak.
  • 2056 SM: Ibrahim dan Ismail meninggikan bangunan Ka'bah di lembah Makkah.
  • 2029 SM: Sarah meninggal dunia dan dimakamkan di Hebron, Palestina.
  • 2078 SM: Serangan bangsa Elam dari lereng dataran tinggi Iran (Pegunungan Zagros) terhadap Daerah Bulan Sabit Subur (Mesopotamia-Syria-Palestina), Luth menjadi tawanan. Semua perisitwa terjadi karena faktor bencana kelaparan.
  • 2079 SM: Ibrahim memimpin pasukan melawan pasukan gabungan Elam untuk membebaskan Luth. Ibrahim menang, Luth dapat dibebaskan sementara Elam lari ke timur. Ibrahim disegani di Daerah Bulan Sabit Subur.
  • 2025 SM: Ibrahim menikah dengan Keturah dan memiliki tujuh anak dari pernikahan tersebut.
  • 2006 SM: Yakub dan Esau lahir di Palestina (anak Ishak).
  • 2000 SM: Orang Siberia, penggembala nomad dari Padang Rumput Eurasia (keturunan Ya'juj dan Ma'juj) bermigrasi ke benua Amerika dan menjadi suku Indian. Hal ini dipermudah dengan adanya kuda yang berhasil dijinakkan sejak tahun 2500 SM. Sevagian orang Siberia juga bermigrasi ke Georgia di selatan pegunungan Kaukasus. Mereka memperkenalkan ilmu menjinakkan kuda.
  • 1991 SM: Ibrahim meninggal dunia pada usia 175 thn. Dimakamkan di Hebron, Palestina.
  • 1929 SM: Nabi Yakub melarikan diri ke Haran, dari peristiwa ini nabi Yakub disebut "ISRAEL dari kata ISRA (perjalanan malam) dan disebut EL (Allah) yang berati Allah memperjalankan dimalam hari". Dari sinilah istilah Israel muncul dan sejarah bangsa Israel mulai terbentuk. Salah seorang anak Yakub, Yahuda yang memunculkan istilah Yahudi.
  • 1915 SM: Nabi Yusuf lahir, Delta Nil di Mesir masih dikuasai oleh bangsa Hyksos.
  • 1900 SM: Orang menggunakan sistem pengairan untuk menahan banjir sungai Nil, penemuan roda bergerigi di Timur Dekat, kuda digunakan sebagai kendaraan penarik.
  • 1903 SM: Nabi Yusuf dijual sebagai budak di Mesir. Mesir dipimpin oleh Rayyan bin Al Walid, seorang suku Amaliq (Hyksos)
  • 1885 SM: Nabi Yusuf menjadi menteri di Mesir.
  • 1868 SM: Bencana kelaparan atau paceklik selama tujuh tahun terjadi di Daerah Bulan Sabit Subur (Irak-Syria-Palestina-Mesir) ancaman dari suku-suku Asia Utara (Scythia).
  • 1866 SM: Saudara-saydara Yusuf dan ayahnya (nabi Yakub) pindah ke Mesir.
  • 1865 SM: Orang-orang Hyksos (suku Amaliq termasuk suku Al Arab Al Baidah/suku yang sudah punah) dari Mesopotamia mencari kehidupan baru dan bermigrasi (tahap kedua) ke Delta Nil, Mesir (bagian utara). Mereka memperkenalkan kereta berkuda sebagai alat angkut. Kedudukan Hyksos di Mesir semakin kuat. Suku asli Mesir (Nubia) lebih banyak mendiami wilayah selatan Mesir. Diasumsikan bahwa tekhnologi kereta kuda adalah tiruan yang dibuat bangsa Hyksos dari bangsa Scythia (Arya).
  • 1805 SM: Nabi Yusuf meninggal dunia.
  • 1575 SM: Kekuasaan bangsa Hyksos di Mesir mengalami perpecahan.
  • 1571 SM: Hyksos dikalahkan oleh Ahmoses dari Dinasti 18. Dinasti Hyksos jatuh.
  • 1570-1304 SM: Dinasti 18 berkuasa di Mesir.
  • 1569 SM: Bani Israil di Mesir dijadikan budak.
  • 1500 SM: Penunjuk waktu berupa jam dari bayangan matahari digunakan di Mesir.
  • 1436 SM: Nabi Musa lahir di Mesir pada zaman pemerintahan Firaun Amenhotep II dari Dinasti 18.
  • 1401 SM: Musa lari dari Mesir setelah membunuh bangsa Mesir. Tinggal di Madyan selama 10 tahun bersama nabi Syuaib.
  • 1390 SM: Nabi Musa kembali ke Mesir dengan membawa tugas kenabian, mendatangi Firaun Amenhotep III.
  • 1389-1372 SM: Periode perang saraf dengan Firaun. Mukjizat2 nabi Musa ditunjukkan. Firaun berusaha membunuh nabi Musa. Muncul Akhenaton (Amenhotep IV), salah seorang kerabat Firaun yang membela dan menyatakan keimanannya kepada Musa. Akhenaton putra Amenhotep III mulai menunjukkan keimanannya.
  • 1372 SM: Musa dan Bani Israil keluar dari Mesir (eksodus). Firaun Amenhotep III yang mengejar ditenggelamkan di Laut Merah.
  • 1371 SM: Bani Israil memulai kehidupan di Padang Tieh selama 40 thn. Dalam masa ini, Ten Comandment I diturunkan.
  • 1370 SM SM: Amenhotep IV memimpin Mesir, dan berganti nama menjadi Akhenaton. Dialah raja Mesir yang kali pertama mencetuskan agama monoteisme.
  • 1358 SM: Raja Mesir Tutankhamen meninggal dunia.
  • 1332 SM: Orang Ibrani memasuki Kanaan.
  • 1281 SM: Nabi Musa meninggal dunia dalam usia 120 thn.
  • 1280 SM: Yusha' (Yoshua) memimpin Bani Israil, silsilahnya; Yusha bin Nun bin Ifra'im bin Yusuf bin Ishak bin Ibrahim A.S. Yusha' dibantu oleh Kalib bin Yofana (Kaleb bin Yefune)
  • 1274 SM: Hakim-Hakim mulai memimpin Israel.
  • 1250 SM: Kain sutera diproduksi di Cina.
  • 1210 SM: Kalib bin Yefune tinggal di Hebron
  • 1209 SM: Deborah menjadi hakim di Israel.
  • 1200 SM: Terjadi bencana kelaparan hebat di Timur Tengah dan Asia Kecil. Firaun Merenpta raja Mesir dari Dinasti 19 mengirim makanan pokok ke Asia Kecil Tengah karena hasil pertanian di sana gagal panen.
  • 1183 SM: Kehancuran Troya selama Perang Troya. Ezekiel/Hizqil bin Budsi menjadi nabi. Israel jatuh kedalam penyembahan berhala. Ezekiel meramalkan; 1) Kehancuran Bani Israel 2) Penyatuan Israel oleh Daud 3) Datangnya GOG MAGOG.
  • 1162 SM: Gideon menjadi hakim di Israel, mulai membuat berhala Efod dari emas. Patung itu ditempatkan di kota Ofra. Orang Israel mulai menyembah Efod. Setelah Gideon mati, Bani Israel menyembah Baal.
  • 1150 SM: Serangan wabah penyakit dan kelaparan di Jerussalem. Kematian massal akibat wabah tersebut.
  • 1130 SM: Kerajaan Assyria terbentuk, Tiglathphilasar I sebagai raja pertama, Bani Israel terpecah. beperang di Israel. Penguasa Assyria menawan orang Israel dan dijadikan budak. Isrel menjadi orang buangan di negeri Assyria.
  • 1120 SM: Tulang belulang Bani Israel dihidupkan kembali oleh Alla, dan disaksikan langsung oleh nabi Ezekiel, Ezekiel meramalkan penyatuan Bani Israel dan kedatangan Daud yang memimpin Bani Israel. Ezekiel juga meramalkan kedatangan Gog Magog pasca zaman nabi Daud dan Sulaiman.
  • 1105 SM: Samuel lahir.
  • 1075 SM: Samson menjadi hakim di Israel.
  • 1050 SM: Saul menjadi raja pertama di Israel.
  • 1010 SM: Ramalan nabi Ezekiel terbukti. David/Daud menjadi raja Israel.
  • 1000 SM: Kota Peking di Cina dibangun
  • 970 SM: Nabi Sulaiman menjadi raja Israel, penjinakan kuda di Timur Tengah mencapai puncaknya.
  • 959 SM: Ramalan Ezekiel tentang pembangunan kuil di Jerussalem ditepati oleh nabi Sulaiman. Kuil Solomon selesai dibangun dan megah.
  • 930 SM: Nabi Sulaiman meninggal dunia, Kerajaan Israel terpecah menjadi dua. Israel (Efraim keturunan Yusuf) dan Yehuda (Judea). TErjadi peperangan anta keduanya. Kerajaan Assyria turut serta. Keturunan Israel banyak yang dijual hingga tersebar ke luar Jerussalem.
  • 900 SM: Suku Celt menyerang Inggris, bangsa Assyria menciptakan kulit yang dapat digelembungkan untuk menyeberangi sungai.
  • 890 SM: Shalmaneser III termasuk pewaris kerajaan Assyria menjadi panglima perng Assyria, dengan tugas melakukan ekspedisi penaklukannya yang ke-16. Shalmaneser III menyeberangi Zab atau Zabat untuk memerangi orang pegunungan di kawasan Media bagian atas. Setelah itu memerangi suku-suku Scythia di sekitar Laut Kaspia.
  • 883 SM: Ashur Nasirpal II menjadi raja Assyria, memerintah hingga tahun 859 SM.
  • 875 SM: Kenabian Elijah di Israel.
  • 874 SM: Ahab menjadi raja Israel.
  • 873 SM: Shalmaneser III menjadi panglima perang dengan tugas melawan bangsa Scythia di kawasan Laut Kaspia. Shalmaneser III juga mengirim komandannya yang bernama Tartan berserta pasukannnya untuk menyerang Armenia.
  • 848 SM: Kenabian Elisha di Israel.
  • 835 SM: Joash menjadi raja di Judah/Judea.
  • 823 SM: Shamsi Adad V, putra Shalmaneser III menjadi raja Assyria hingga thn 810 SM.
  • 809 SM: Shammuramat menjadi raja Assyria hingga tahun 792 SM.
  • 800 SM: Nabi Joel memberitakan perihal serangan hebat belalang dari utara, berkembangnya sistem kasta di India, Bani Israel tersebar di seluruh Daerah Bulan Sabit Subur hingga India, orang Babylonia dan Cina memahami gerakan planet, roda berjeruji digunakan di Eropa.
  • Abad 8-7 SM: Ya'juj Ma'juj Scythia, menyerang Asia Barat Daya (Daerah Bulan Sabit Subur, Asia Kecil), mereka disebut orang yang kejam dan perusak. Ramalan Ezekiel tentang Gog Magog terbukti. Bangsa Scythia berkuasa di Asia pada abad ke-7 SM, yaitu antara thn 675 SM hingga 647 SM.
  • 793-770 SM: Yunus/Jonah menjadi nabi di Niniveh. Mulai memperingatkan perihal serangan Ya'juj Ma'juj Scythia dan Chimmeria terhadap kota Niniveh. Kota Niniveh selamat dari serangan. Scythia dan Chimmeria bersaing menaklukkan bangsa Hitti penguasa Urartu.
  • 791 SM: Adad Nirari III, putra Shammuramat menjadi raja Assyria hingga tahun 782 SM.
  • 790-750 SM: Terjadi benacana kelaparan hebat di Padang Rumput Eurasia.Hal itu menjadi faktor pendorong migrasi besar-besaran suku barbar Eurasia menuju peradaban tetangga di luar Eurasia. Yaitu ke Asia Barat Daya di Timur Tengah, Eropa, dan peradaban sungai Indus di India, serta peradaban sungai Kuning di Cina. Terjadi gelombang besr-besaran gerakan Scythia dari Utara menembus Pegunungan Kaukasus dengan melewati celah sempit di Derbent (Caspian Gates) menuju Asia Barat Daya (Armenia, Urartu) dan Media. Daratan subur Cina mendapat ancaman dari suku-suku Eurasia.
  • 781 SM: Shalmaneser IV menjadi raja Assyria hingga tahun 772 SM, menggantikan raja Adad Nirari III (791-782 SM)
  • 772 SM: Nabi Yunus memberitakan kehancuran Niniveh dan menasihati penduduk Niniveh dan rajanya untuk bertobat dan berpuasa agar malapetaka tidak terjadi. Penduduk Niniveh dan raja Shalmaneser IV menghormati nabi Yunus, dan menuruti nasehatnya. Niniveh selamat dari ancaman Ya'juj Ma'juj Scythia yang tiba-tiba kembali ke utara dan mengarahkan serangannya ke Cina.
  • 771 SM: Ashurdan III menjadi raja Assyria hingga 764 SM, Dinasti Chou atau Zhou di Cina diserang bangsa barbar nomad Eurasia (Ya'juj Ma'juj Xiongnu)
  • 763 SM: HAda Nirari menjadi raja Assyria hingga tahun 754 SM.
  • 760 SM: Amos, seorang gembala kambing menjadi nabi di Israel, di padang gurun Yehuda. Ia memperingatkan perihal malapetaka yang akan menghancurkan kerajaan Israel Utara yang disebabkan rusaknya akidah mereka.
  • 760-730 SM: Hosea menjadi nabi.
  • 753 SM: Ashur Nirari V menjadi raja Assyria hingga tahun 746 SM, penanggalan tradisional ditemukan di kota Roma.
  • 750 SM: Bangsa Scythia mulai mendiami daerah antara Carpathia dan sungai Don (termasuk padang rumput Eurasia) di Asia Utara atau Eropa Timur. Scythia juga memenuhi dataran Armeni, Cholcis, Asia Barat Daya di selatan pegunungan Kaukasus.
  • 745 SM: Bahasa Aramia menjadi bahasa utama di Timur Tengah. Tiglathphilazar III menjadi raja Assyria hingga tahun 727 SM, pada masa pemerintahannya Babylonia Lama menjadi jajahan Assyria selama 100 thn.
  • 744 SM: Serangan Ya'juj Ma'juj Chimmeria dan Scythia terhadap kawasan perbatasan kerajaan Urartu. Dua suku yang masih dalam satu ras ini berebut dan bersaing untuk menguasai kawasan baru di selatan pegunungan Kaukasus.
  • 743 SM: Israel berada dalam jajahan Assyria. Tiglathphilazar III mengalahkan bangsa Hitti dari Urartu, kemungkinan berkat bantuan bangsa Eurasia dari utara Kaukasus (Scythia dan Chimmeria). Kerajaan Hitti di Urartu yang berada di utara kerajaan Assyria adalah ancaman terhadap perbatasan utara Assyria. Dengan keluarnya suku nomad Chimmeria dan Scythia ini Urartu mendapat ancaman dari dua arah: Assyria dari selatan dan Ya'juj Ma'juj dari utara.
  • 742 SM: Isaiah memperingatkan keturunan Israel tentang bencana Gog Mago yang dilambangkan sebagai belalang.
  • 740-700 SM: Isaiah menjadi Nabi.
  • 737-690 SM: Micah/Mikha menjadi nabi di Judea.
  • 753-733 SM: Perang Syro-Efraim (Israel Utara). Siria bergabung dengan kerajaan Israel utara untuk melawan Assyria. Raja Ahas dari kerajaan Judea bergabung dengan Assyria.
  • 734-733 SM : Samaria ibukota Israel utara menyerah kepada Assyria. Tiga suku Israel utara yang terdiri dari suku Ruben, Gad, dan setengah dari suku Manasye ditawan dan dibuang oleh Tiglathphilazar III (gelombang pertama pembuangan suku Israel oleh Assyria). Ahas tetap menadi raja di Jerussalem sebagai bagian dari negara Assyria.
  • 726 SM: Shalmaneser V menjadi raja Assyria hingga tahun 722 SM.
  • 722 SM: Ramalan Isaiah dan Ezekiel tentang bencana Gog Magog terbukti. Israel Utara memberontak melawan Assyria. Israel kalah dan jatuh ketangan Sargon II. Pada saat itu Sargon II dibantu oleh orang nomad dari Kaukasus (Ya'juj Ma'juj) yaitu bangsa Chimmeria. Sargon the Great II menjadi raja Assyria hingga 705 SM.
  • 721 SM: Sisa orang Israel utara dibuang oleh Sargon II ke Assyria dan utara (pembuangan tahap kedua). suku Israel ini pun lenyap, tidak ada kabar beritanya. Sargon II mengganti penduduk Israel dengan orang Samariyun (Samaritan=Diduga Chimmeria). Kemudian muncullah kota Scythopolis/Betshean (kota orang Scythia) di Israel.
  • 717- 707 SM: Bangsa Hitti dari Urartu dihancurkan oleh Sargon II dari Assyria yang bekerja sama dengan bangsa Ya'juj Ma'juj Chimmeria. Mereka keluar menyerang raja Argitis dari Urartu (Turki modern bagian timur).
  • 715 SM: Hezekiah/hizkia menjadi raja di Judea. Isaiah mengingatkan raja Hizkia agar bertobat dengan taat kepada Allah menarik diri dari pemberontakan melawan Assyria dan menghentikan ketergantungan kepada Mesir.
  • 713 SM: Kota Asdod si Palestina memberontak melawan Assyria. Yehuda tidak mengambil pelajaran dari kebodohan pemberontakan Asdod. Para pemuda ekstrem Yehuda terinspirasi dengan pemberontakan Asdod. Yehuda (Israel Selatan) berada dalam ancaman.
  • 709 SM: Raja Sargon II dari Assyria menaklukkan Babylonia.
  • 707 SM: Suku Chimmeria mengalahkan raja Argistis dari Urartu.
  • 705 SM: Sargon II meninggal dunia, digantikan anaknya yaitu Sennacherib yang memindahkan kembali ibu kota ke Niniveh dan membangun istana.
  • 703 SM: Orang Arab (Palestina) bergabung dengan orang Merodach-Balad dalam koalisi Anti-Assyria.
  • 702 SM: Raja Yehuda, Hizkia/Hezekiah tidak menaati nasihat nabi Isaiah dan bersekutu dengan raja Pekah dari Mesir untuk melawan Assyria.
  • 701 SM: Raja Assyria, Sennacherib datang dan menghentikan pemberontakan Yehuda. Jerussalem dikepung bersama bangsa Scythia. Mesir tidak mengirim bala bantuan. Yehuda pun jatuh, raja Hezekiah terpaksa membayar denda emas dan perak barulah pasukan Assyria meninggalkan Yehuda. Yehuda menjad jajahan Assyria.
  • Abad 7 SM: Suku pengelana Eurasia (Ya'juj Ma'juj) menyerbu wilayah subur Sungai Indus (india) dan Yunani (Asia Kecil). Scythia melewati celah diantara kaki pengunungan Kaukasus di ujung timur dan pantai barat Laut Kaspia, yaitu Gerbang Kaspia. Bangsa Chimmeria yang mendiami Yunani terdesak oleh kedatangan bangsa Scythia ini. Sebagian dari mereka menyeberangi selat Bosphorus menuju Eropa Timur.
  • 700 SM: Achaemenes mendirikan Dinasti Persia Achaemenid di Ansham.
  • 695 SM: Orang Chimmeria menyerbu Phyrgia di Eropa Timur.
  • 689 SM: Raja Assyria Sennacherib menyerang Babylonia untuk menumpas suatu pemberontakan.
  • 687 SM: Mannaseh menjadi raja Judea hingga tahun 642 SM.
  • 685 SM: Gyges mendirikan Dinasti Mermand di Lydia.
  • 681 SM: Sennacherib terbunuh, digantikan oleh anaknya Esaharddon, yang membangun kembali kota Babylonia.
  • 675 SM: Khshathrita/ Phraortes menyatukan suku-suku Media dan mengusir orang Assyria dari timur laut Iran. Phaortes dikalahkan oleh orang Scythia. Dia meninggal dan digantikan oleh Cyaxares I, putranya. Scythia menyelamatkan kerajaan Assyria dari ancaman pemberontakan. Scythia mulai berkuasa di Asia, Mesir dan Tyre bersatu melawan Assyria.
  • 674 SM: Partatua. Raja Scythia/Sakasene, menikah dengan seorang putri raja Assyria guna membalas jasa keberhasilan Scythia menumpas serangan dari bangsa Media. Persektuuan Scythia (Ya'juj Ma'juj) dengan Assyria bertambah kuat.
  • 673 SM: Scythia menyerang Mesi, tetapi kalah. Scythia menghancurkan kuil Aphrodite. Dalam perjalanan pergi pulang ke Mesir Scyhtia tidak menyerang kerajaan Yehuda karena masih bersekutu dengan Assyria.
  • 672 SM: Pasukan Scythia banyak yang terkena penyakit kelamin.
  • 670 SM: Raja Esharddon dari Assyria merebut Memphis ibukota Mesir.
  • 669 SM: Raja Esharddon meninggal digantikan oleh anaknya Ashurbanipal.
  • 664 SM: Raja Ashurbanipal menaklukkan Thebes di Mesir. Bangsa Assyria berkuasa di Mesir dan membentuk Dinasti 26.
  • 653 SM: Bangsa Scythia menyerang Media (utara-timur Persia)
  • 651 SM: Para penyerbu Chimmeria diusir dari Lydia oleh Ardys putra Gyges.
  • 650 SM: Jeremiah lahir, para penyerbu Chimmeria menjajah Syria dan Palestina.
  • 649 SM: Raja Ashurbanipal mengirim tentarannya dibawah pimpinan Nebopolassar untuk memadamkan pemberontakan di Babylonia.
  • 648 SM: Kali pertama balap kuda dilombakan di Olimpiade ke-33
  • 647 SM: Penjajahan bangsa Scythia selama 28 thn di Asia Kecil diakhiri oleh Cyaxares dari Media/Medes. Beberapa orang Scythia melarikan diri.
  • 646 SM: Raja Ashurbanipal menyerang ibukota bangsa Elam di Susa, Persia.
  • 645 SM: Kerajaan Chimmeria dihancurkan oleh gabungan bangsa Assyria dan Lydia.
  • 642 SM: Amon menjadi raja Judea hingga thn 640 SM.
  • 628-580 SM: Jeremiah menjadi nabi; memberitakan kedatangan "Malapetaka Dari Utara" yaitu Ya'juj Ma'juj Scythia.
  • 627 SM: Zephaniah jadi nabi di Judea. Nahum menjadi nabi di Kapernaum dan memberitakan kehancuran Niniveh ibukota Assyria.
  • 626 SM: AShurbanipal raja Assyria meninggal dunia. Assyria mengalami kemunduran; raja Cyaxares I dari Media menjamu sisa gerombolan Scythia hingga mabuk, kemudian dibantai. Scythia kalah dan menjadi budak/tentara upahan Media. Bangsa Scythia tunduk kepada bangsa Media dan ditawari upah besar jika bersekutu melawan Assyria. Dipimpin Umman Manda, Scythia berbalik mendukung Media dan bersiap menyerbu Niniveh, ibukota Assyria.
  • 625 SM: Nebopolassar memimpin pemberontakan besar di Mesopotamia Selatan (Babylonia) terhadap kerajaan Assyria; Nebopolassar (Ayah Nebukadnezzar II) melantik diri sebagai raja Chaldea (Babylonia Lama) dan menyatakan kemerdekaannya. Bersamaan dengan ini musuh-musih Assyrria yaitu Medes dan Elam dibantu Scythia menyerang Niniveh ibukota kerajaan; Cyaxares raja Media memindahkan ibukota ke Ecbatana (Hamadan)
  • 616 SM: Nebopolassar, raja Chadea merebut Babylonia. Pada 25 Juli mereka mengalahkan Assyria di tepi sungai Eufrat di selatan Harran.
  • 615 SM: Dipimpin oleh Cyaxares I, bangsa Medes bergabung dengan Nebopolassar merebut kota-kota Assyria.
  • 612 SM: Niniveh ibukota Assyria jatuh. Dihancurkan oleh gabungan tiga bangsa; Babylonia-Media-Scythia (Ya'juj Ma'juj). Assyria terbagi dua yaitu Mesopotamia untuk Babylonia dan Elam untuk Media. Sementara sebagai wilayah jajahan Assyria, Mesir mengawasi Palestina dan Syria. Sycthia hanya mendapatkan rampasa perang berupa emas dan perak dan tidak mendapat wilayah jajahan. Jerussalem yang berada di selatan ikut terancam pasukan gabungan yang dipimpin oleh Nebopolassar. Raja Assyria, Sinsharsikkun bersama permaisuri dan dayang-dayangnya melakukan bunuh diri massal dengan membakar diri di istana. Kematian merajalela di Niniveh. Kerajaan Assyria hancur setelah berkuasa dalam panggung sejarah selama 518 thn.
  • 610 SM: Umman Manda, raja Scythia menyerang dan menghancurkan Harran basis pelarian raja terakhir negeri Assyria (Ashur Uballit II)
  • 609-605 SM: Terjadi peperangan antara bangsa Babylonia dan bangsa Scythia melawan Mesir untuk memperebutkan Syria, Raja Josiah terbunuh dalam perang dengan raja Necho di Mesir.
  • 605 SM: Nebukadnezzar II putra Nebopolassar menaklukkan Cachemish dan mengalahkan pasukan Raja Necho yg membantu Assyria. Pasukan Mesir dikalahkan oleh Nebukadnezzar II.
  • 604 SM: Nebopolassar, raja Babylonia Lama meninggal dunia digantikan oleh Nebukadnezzar II. Judea jatuh ke tangan Babylonia. Beberapa orang Yahudi menjadi buangan dan tawanan (tawanan pertama), termasuk Daniel kecil yang turut ditawan. Nebukadnezzar mengampuni raja Israel, Joiakim dan tetap memberi hak raja Judea.
  • 604 SM: Nabi Ezra (uzair) lahir di Babylonia.
  • 600 SM: Kuil Artemish dibangun di Ephesush; Zarathustra menjadi agama baru di Persia.
  • 598 SM: Raja Yehuda/Judea bernama Joiakim berkhianat terhadap Babylonia.
  • 597 SM; Raja Babylonia Nebukadnezzar II menumpas pemberontakan Joiakim. 10.000 orang Yahudi dibawa sebagai tawanan (tawanan tahap kedua). Nebukadnezzar mengangkat putra Joyakhin putra Joiakim menjadi raja boneka di Jerussalem selama tiga bulan. Kemudian menggantinya dengan Zedekiah. Joyakhim dibuang ke Babylonia.
  • 589 SM: Raja JUdea, Zedekiah didukung nabi-nabi palsu Yahudi memberontak kepada Babylonia. Peringatan nabi Jeremiah tentang "Malapetaka Dari Utara" tidak diindahkan. Bahkan nabi Jeremiah dipenjara.
  • 587 SM: Ramalan nabi Jeremiah terbutki. Nebukadnezzar II beserta bangsa Scythia membakar kerajaan Judea di Jerussalem. Yang kali pertama dihancurkan adalah kota Daud. Seluruh peralatan ibadat seperti piala-piala emas dan perak di kuil Jerussalem dibawa ke Babylonia. Raja Zedekiah terbunuh. Nabi Jeremiah dibebaskan oleh Nebukadnezzar II dan dibiarkan hidup di Jerussalem dengan jaminan sang raja. Peristiwa ini adalah kehancuran pertama bangsa Israel dari dua kehancuran sebagaiman disebutkan dalam Al Qur'an surah Al-Israa.
  • 587-539 SM: Kitab Ulangan dalam Perjanjian Lama disusun oleh pemuka Bani Israil pada masa pengasingan mereka di Babylonia.
  • 582 SM: Nabi Jeremiah pergi ke Mesir.
  • 580 SM: Nabi Jeremiah meninggal dunia.
  • 573 SM: Nebukadnezzar II menyerang kerajaan Phunicia (Funik/Kanaan) dan menaklukkan kota Shur (Tyrus) .Kota di Laut Tengah (Cyprus, Kreta, Sicilia, Sardinia), Yunani, pantai timur dan selatan Andalus/Spanyol, dan pantai utara Afrika-termasuk Mesir- jatuh ketangan Babylonia.
  • 564 SM: Ezra (Uzair) meninggal dunia pada usia 40 thn ketika sedang memasuki reruntuhan kota (kemungkinan Jerussalem). Seabad kemudian beliau dihiudpkan kembali oleh Allah (464 SM).
  • 563 SM: Buddha Gautama, pendiri agama Buddha lahir di India.
  • 562 SM: Nebukadnezzar II meninggal dunia, terjadi pemberontakan didalam negeri tersebut.
  • 559 SM: Cyrus, orang Achamenid menyatukan Elam dan mengalahkan Chaldea, kemudia memindahkan ibu kota kerajaan Achamenid ke Susa.
  • 556 SM: Seorang pemberontak bernama Nabunahid merampas singgasana Babylonia dan naik tahta menjadi raja Babylonia. Dibantu oleh putranya yang bernama Belsyazar, Nabunahid memimpin Babylonia.
  • 551 SM: Lahirnya Confucius, yang dikenal sebagai orang bijak bangsa Cina.
  • 550 SM: Cyrus mengalahkan Astyages, raja Media menaklukkan ibu kota Ecbatana (Hamadan)
  • 549 SM: Raja Cyrus menjadi Cyrus The Great (Koresy) dan menaklukkan Media serta mendirikan kerajaan Persia' menyatukan Media dan Elam dalam pemerintahan Persia; ibarat gembok dan kunci dipertemukan.
  • 546 SM: Cyrus menaklukkan kerajaan Lydia, Yunani. Dalam pergerakan ke Lydia, Cyrus melewati Urartu (Armenia) dan berperang melawan penghuni Armenia yaitu suku Scythia. Setelah menang mereka melanjutkan perjalanan ke arah barat untuk menaklukkan Lydia. Kemungkinan sisa bangsa Scythia bergabung dengan pasukan Cyrus.
  • 540 SM: Jasa layanan pos berkuda muncul dalam pemerintahan Persia.
  • 539 SM: Belsyazar, raja baru Babylonia berpesta dengan memakai bejana serta piala emas dan perak yang dirampas Nebukadnezzar II dari kuil di Jerussalem.Nabi Daud dipanggil BElsyazar untuk menerjemahkan tulisan dinding istana, yang berisi peringatan akan kehancuran Babylonia. Malam itu juga, Babylonia digulingkan oleh Cyrus dari Persia; orang Yahudi yang mejadi buangan di Babylonia membantu Cyrus dalam proses penghancuran ini.
  • 536 SM: Cyrus membalas jasa orang Yahudi dengan mengizinkan Bani Israil kembali ke Jerussalem untuk pertama kali, setelah 70 tahun menjadi buangan di Babylonia.
  • 530 SM: Raja Cyrus terbunuh dalam peperangan dengan bangsa Massajjin (Massagetae, termasuk ras Scythia) dari kawasan timur Laut Kaspia. Mereka termasuk bangsa Ya'juj Ma'juj.
  • 530-522 SM: Anak Cyrus, bernama Cambyses II menjadi raja Persia.
  • 525 SM: Cambyses menaklukkan Mesir dalam pertempuran di Pelusium. Mesir dan Palestina berada dalam jajahan Persia (Persia I) yang disebut sebagai Dinasti 27 di Mesir. Berlangsung hingga thn 404 SM.
  • 522 SM: Cambyses meninggal dunia, terjadi perang sipil di Persia.
  • 522-486 SM: Raja Darius I, Hystaspis memerintah Persia.
  • 520 SM: Haggai mejadi nabi di Judea, perpustakaan umum dibuka di Athena Yunani.
  • 518 SM: Darius mendirikan ibu kota Persia, Persepolis.
  • 515 SM: KUil baru Yahudi selesai dibangun di Jerussalem.
  • 513 SM: Darius I menguasai Thracia dan Makedonia melalui Yunani.
  • 512 SM: Darius I bersama 600.000 tentaranya menyeberang ke utara melintasi sungai Danube untuk memerangi bangsa Scythia di Rumania modern hingga Rusia.
  • 509 SM: Roma menjadi republik.
  • 500 SM: Raja Darius menjadikan bahasa Aramik sebagai bahasa resmi negara Persia; Joel menjadi nabi di Judea; Obadiah menjadi nabi di Elam; kali pertama kaca diekspor ke Cina melalui wilayah timur.
  • 499 SM: Orang Yunani berhasil merebut kota Saris, pusat pemerintahan Persia di Asia Kecil.
  • 493 SM: Darius I berhasil mengalahkan pemberontakan YUnani di Asia Kecil.
  • 491 SM: Serangan wabah belalang di Daerah Bulan Sabit Subur; Kerajaan Persia Babylonia menjadi lemah.
  • 490 SM: Terjadi pertempuran yang dikenaldengan nama Marathon antara Yunani dan Persia. Persia kalah. Kali pertama lai-laki Yunani memilih berambut pendek.
  • 486 SM: Darius I meninggal dunia di Susa, dimakamkan di Persepolis. Xerxes I putra Darius memerintah hingga thn 465 SM.
  • 480 SM: Xerxes I mengirim ekspedisi penyerangan ke Athena, Yunani.
  • 479 SM: Esther menjadi raja di Persia.
  • 469 SM: Socrates, filsuf masa kuno lahir.
  • 466 SM: Masa paceklik akibat serangan belalang sehingga pemerintahan Persia goyah.
  • 465 SM: Xerxes I dibunuh oleh pemimpin pasukannya karena dianggap lemah; Artahsasta (Artaxerxes) I naik tahta memimpin Babylonia Persia hingga 425 SM.
  • 464 SM: Ezra (Uzair) dihidupkan kembali oleh Allah S.W.T. setelah mati selama 100 tahun. Ezra mendapat penghormatan dari raja dan dijadikan imam Yahusi di Babylonia.
  • 458 SM: Ezra (Uzair) kembali ke Jerussalem atas perintah dan izin raja Artahsasta yaitu tahun ke-7 pemerintahan raja ini. Koloni Yahudi di Jerussalem dijadikan sebagai pelindung Persia dari ancaman Mesir.
  • 457 SM: Masa keemasan Athena, Yunani dimulai.
  • 450-400 SM: Reformasi Yahudi dipimpin oleh Ezra (Uzair) dan Nehemiah. Torah (lima buku dari Perjanjian Lama/bagian pertama Injil Yahudi) mulai mendapatkan pengakuan sebagai Scripture (kitab suci). Kali pertama nabi Ezra memulai upacara pembacaan Tairat secara umum. Ezra adalah satu-satunya rakyat Bani Israil yang hafal Taurat. Setelah kematiannya, beberapa pengikut fanatiknya menyebut beliau sebagai anak Allah. Nehemiah membangun dinding Jerussalem. Artahsasta, raja Persia Lama melantik Nehemiah (orang saleh keturunan Yahudi yang menetap di Babylonia) sebagai gubernur.
  • 448 SM: Parthenon dibangun di atas Acropolis, Athena, Yunani.
  • 438 SM: Phidias, seorang pengukir patung dari Yunani, membuat sebuah patung raksasa Zeus setinggi 60 kaki.
  • 433 SM: Malachi menjadi nabi.
  • 430 SM: Orang Romawi menyetujui konsep keadaan darurat militer dari seorang diktator.
  • 425 SM: Darius II menjadi raja Persia hingga thn 404 SM
  • 411 SM: Bagoas, seorang Persia dilantik menjadi gubernur di Jerussalem.
  • 405 SM: Nehemia meninggal dunia.
  • 404 SM: Kekuasaan Persia di Mesir berakhir; digantikan oleh Dinasti 28 hingga 30. Dinasti inilah adalah kerajaan akhir dari orang Mesir hingga thn 341 SM.
  • 399 SM: Socrates dijatuhi hukuman mati oleh juri di Athena.
  • 390 SM: Bahasa Aramik mulai menggantika bahasa Ibrani/Hebrew sebagai bahasa bangsa Yahudi.
  • 384 SM: Aristoteles (guru Alexander) lahir.
  • 370 SM: Plato menulis bukunya yang terkenal, yaitu The Republic.
  • 360 SM: Raja Atheas menyatukan seluruh suku-suku Scythia (Ya'juj Ma'juj) dan memperluas kekuasaannya hingga ke perbatasan Makedonia.
  • 358 SM: Artaxerxes III, Ochus menjadi raja Persia.
  • 356 SM: Alexander putra raja Philip II dari Makedonia, lahir.
  • 341 SM: Persia berkuasa lagi di Mesir (341-332 SM) hingga masa raja Darius III.\
  • 339 SM: Atheas, raja Scythia terbunuh dalam peperangan melawan raja Philip II dari Makedonia. Mahkota raja Atheas dibawa raja Philip sebagai simbol kemenangan Makedonia atas Scythia.
  • 338 SM: Philip II menaklukkan Yunani di Asia Kecil.
  • 336 SM: Darius III, Codommanus menjadi raja Persia; raja Philip II dari Makedonia meninggal dunia digantikan oleh Alexander The Great anaknya. Alexander menjadi raja muda Makedonia saat berusia 20 tahun.
  • 335 SM: Alexander memerangi pemberontak di Makedonia. Pertempuran itu termasuk memerangi bangsa Scythia di kawasan sunga Danube. Masa ini adalah episode pertama Alexander berperang melawan bangsa Ya'juj Ma'juj Scythia.
  • 334 SM: Alexander mengalahkan tentara Persia di Dardanella.
  • 333 SM: Alexander menyerang kerajaan Persia dari Syria ke Palestina, mengalahkan Darius III, Kisra Persia di Issus; Alexander memasuko Palestina disambut hangat oleh orang Yahudi yg menganggapnya sebagai pemuda pembebas. Perbaikan kuil Jerussalem dilanjutkan dan berjalan lancar. Budaya Yunani mulai meresap ke Jerussalem. Sejak saat itu, Helenisme berpengaruh kuat di Palestina hingga tahun 637 M (setelah 970 thn dalam jajahan Yunani-Romawi)
  • 332 SM: Alexander The Great bergerak cepat ke arah barat menaklukkan Mesir. Dalam terminologi Yudaisme, istilah "Maghrib" (barat) merujuk pada bumi Mesir. Alexander melihat matahari terbenam di mata iar hitam di Mesir Barat, kemudian berdakwah di kuil Amom di Siwa Oasis. Setelah itu, Alexander berbalik arah menuju ke timur. Episode inilah yang dimaksud dalam kisah Zulkarnain dalam Al Qur'an surah Al-Kahfi ayat 86-88.
  • 330 SM: Alexander menuju arah timur menaklukkan kota-kota Persia. Alexander barada di timur (tempat matahari terbit) di kawasan Khurasan (Dalam bahasa Persia, Khurasan berarti tempat matahari terbit), yaitu di daerah Kandahar (Afghnistan). Kemudian, Alexander bergerak cepat kearah utara. Episode inilah yang dimaksud dalam Al Qur'an surah Al-Kahfi ayat 90-92.
  • 328-327 SM: Alexander sampai di daerah di antara dua gunung (Pegunungan Tien Shan dan Pegunungan Pamir) di Lembah Fergana (Asia Tengah), bertemu dengan bangsa Cina perantauan yang diam di Fregana. Bangsa Cina perantauan ini tidak memahami bahasa Yunani Alexander serta para penerjemahnya yang dibawa. Bangsa ini meminta agar Alexander membina dinding yang mampu melindungi Lembah Fregana dari serangan Ya'juj dan Ma'juj Scythia. Alexander membina dinding besi berlapis tembaga selama dua bulan pada musim dingin. Episode inilah yang dimaksud dalam kisah Zulkarnain dalam Al Qur'an surah Al-Kahfi ayat 93-97.
  • 326 SM: Alexander dan pasukannya memasuki Lembah Sungai Indus (sekarang India-Pakistan).
  • 326-324 SM: Alexander berperang di Asia Tengah melawan suku Ya'juj Ma'juj Scythia.
  • 323 SMH: Alexander meninggal dunia karena diserang deman (diduga malaria) di Babylonia (Irak) dalam perjalanan pulang ke Makedonia. Wilayah jajahan Alexander diberikan kepada tiga orang panglimanya yaitu Cassander mendapat Yunani dan Makedonia, Ptolemy mendapatkan Mesir-Judea-Palestina-Syria-Mesopotamia-dan India, Lysimaschus mendapat Thracia dan Asia Kecil.
  • 312 SM: Kali pertama orang Romawi merapikan jalan "The Appian Way" dari Roma ke Capua; Seleucus Nicator mendirikan dinasti Selucid di Babylonia.
  • 215 SM: Great Wall (Tembok Besar) Cina dibangun untuk membendung serangan bangsa Hsiongnu (Ya'juj Ma'juj) dari utara.
  • 200 SM: Perjanjian Lama diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani, yang disebut "Septuagint"; dalam tradisi Yahusi, berkembangnya teks-teks sastra yang bersifat ramalam, dari tahun 200 SM hingga tahun 100 M, termasuk teks Ezekiel 38 dan 39.
  • 169 SM: Kuil Jerussalem dirampas oleh Antiochus IV
  • 165 SM: Judas Maccabeus memulai sebuah revolusi melawan Antiochus IV.
  • 140 SM: Bangsa Saka mengalahkan Yunani di Bactria.
  • 139 SM: Orang Yahudi dan para peramal diusir dari Roma.
  • 138-124 SM: Bangsa Parthia, dengan didukung oleh bangsa Babylonia yang baru dikuasainya berhasil menahan serangan bangsa Saka dan mengusir mereka ke hilir sungai Helmand. Bangsa Saka memasuki lembah Sungai Indus dan menaklukkan kerajaan-kerajaan Yunani di India (kerajaan warisan Alexander).
  • 140 SM: Dinasti Han di Cina, dipimpin Kaisar Wu-Ti berperang melawan Scythia (Hsiongnu)
  • 128 -36 SM: Perang Seratus Tahun antara Dinasti Han dan Scythia (Hsiongnu)
  • 100 SM: Di Roma, Julius Caesar kaisar pertama lahir.
  • 51 SM: Cleopatra menjadi penguasa akhir Mesir Kuno.
  • 48 SM: Kelompok mayoritas Yueh-Chih (Tokharoi) dari Kushan (termasuk suku nomad pedalaman Eurasia) menembus Pengunungan Hindukush menuju lembah Sunga Indus dan menanamkan kekuasaan di sana.
  • 46 SM: Julius Caesar menjadi diktator seumur hidup, dua tahun kemudian dia terbunuh.
  • 37 SM: Herod The Great dijadikan raja di Judea oleh Romawi.
  • 30 SM: Cleopatra dan kekasihnya Marc Anthony bunuh diri bersama.
  • 25 (?) SM: Mary/ Mariam, ibu nabi Isa Al-Masih, lahir.
  • 20 SM: Herod The Great mulai membangun kembali Kuil Jerussalem.
  • 6-5 SM: Nabi Isa lahir.
  • 4 SM: Herod The Great meninggal dunia.


Periode Serangan Ya'juj dan Ma'juj Scythia 

Berdasarkan tabel periode sejarah yang diatas, secara umum dapat diketahui bahwa kemunculan Ya'juj dan Ma'juj Scyrthia di Timur Tengah dapat dikelompokkan sebagai berikut:
  • Serangan Ya'juj dan Ma'juj Chimmeria dan Scythia terhadap Kerajaan Uratu terjadi pada tahun 743 SM
  • Serangan Ya'juj dan Ma'juj Chimmeria dan Scythia terhadap Samaria ibukota Israel Utara terjadi pada tahun 722-721 SM
Gelombang migrasi besar-besaran serta serangan Ya'juj dan Ma'juj Scythia dipicu oleh ancaman kelaparan di Padang Rumput Eurasia pada tahun 790-750 SM.
  • Migrasi ke timur menuju Cina (Dinasti Chou, 771 SM)
  • Migrasi ke barat menuju Eropa dan Asia Barat Daya.
  • Migrasi ke selatan menuju India.
Dengan mengetahu serangan bangsa Scythia terhadap beberapa kota di Timur Tengah dapat disimpulkan bahwa seluruh cerita di dalam kitab para nabi Israel yang terhimpun dalam  Perjanjian Lama adalah kisah tentang serangan Ya'juj dan Ma'juj. Selama ini hal itu tersembunyi.

Perjanjian Lama hanya menyebutkan bahwa yang menghancurkan kota-kota itu adalah bangsa Assyria dan juga bangsa Babylonia dari Mesopotamia.  Kitab tersebut tidak menyebutkan bangsa Scythia dalam kisah-kisah itu. Tidak munculnya nama Scythia di dalam Perjanjian Lama menimbulkan pertanyaan, APAKAH PADA SAAT ITU SCYTHIA DISEBUT DENGAN NAMA LAIN ATAU DISEBABKAN OLEH KESADARAN PENULIS PERJANJIAN LAMA YG MENGETAHUI BAHWA SOSOK BANGSA SCYTHIA ADALAH KETURUNAN ISRAEL SEHINGGA INFORMASI TERSEBUT DISEMBUNYIKAN ???
Informasi bahwa asal usul bangsa Scythia berasal dari keturunan Israel disebutkan oleh sejarawan romawi berdarah Yahudi, Flavius Josephus. Josephus menyebutkan bahwa bangsa Scythia adalah salah satu keturunan dari 10 Suku Yang Hilang.
Whiston W.(1987) dalam tafsirnya terhadap buku Josphus menegaskan bahwa penduduk Parthia-Sacae-Scytia adalah keturunan dari 10 Suku Yang Hilang dari Bani Israil, oarang yang dibawa dalam pembuangan oleh Kerajaan Assyria sekitar tahun 700 SM. Orang-orang dari 10 Suku Israel itulah yang dikatakan oleh Josphus tersebar luas di seberang Sungai Eufrat.
Beberapa penulis Barat modern juga menguatkan pendapat ini, diantaranya adalah George Rawlinson, yang menegaskan bahwa Inskripsi Batu Behistun, bangsa Scythia atau Sacae adalah "Ten Tribes of the House of Israel". Jika dugaan itu benar maka para penulis kitab nabi-nabi Israel itu dengan sengaja menyembunyikan pelaku kisah tragedi di Timur Tengah yang terjadi pada abad ke-8 hingga abad ke-5 SM yang mengharuskan bangsa Scythia bertanggung jawab terhadap kehancuran itu.

Bersambung.

Periode Sejarah Bangsa Barbar Scythia


Periode Sejarah Bangsa Barbar Scythia


Periode Sejarah Bangsa Barbar Scythia
Sejarah bangsa Scyth/Scythian periode 750-225 SM adalah sebagai berikut:

  • 750 SM: Orang-orang Scyth/Scythia/Scythian (Saka), suatu kelompok penggembala nomad Indo-Eropa, tinggal diantara Don dan Carpathia.
  • 674 SM: Partatua, Raja Scythian menikah dengan seorang ratu bangsa Assyria.
  • 653 SM: Scythian menyerang kerajaan Media.
  • 626 SM: Medes mengalahkan Scythian.
  • 620 SM: Bangsa Scythian menerobos celah Darial di pegunungan Kaukasus menuju Ninoi (Niniveh) dengan menghancurkan Azerbaijan, Mazandran, Jailan, dan Kurdistan.
  • 612 SM: Scythia bekeeja sama dengan Mede/Media dan Babylonia menyerang dan menaklukkan Niniveh, ibukota Assyria.
  • 530 SM: Raja Cyrus dibunuh oleh Ratu Tomyris, seorang ratu dari bangsa Massagetae, yang merupakan anak dari seorang suku Scythia yang hidup di Laut Kaspia.
  • 514 SM: Darius, Raja Persia menyerang Scythia.
  • 424 SM: Herodotus (Bapak Sejarah) menulis kisah bangsa Scythia dalam bukunya yang berjudul The Histories.
  • 360 SM: Raja Atheas menyatukan semua suku Scythia dan memperluas teritorialnya sampai perbatasan Makedonia.
  • 339 SM: Atheas dari Scythia terbunuh dalam perang melawan Raja Philip dari Makedonia.
  • 331 SM: Scythia bergabung dengan Raja Darius untuk memerangi Alexander The Great di Gaugamela. Kemenangan berpihak pada Alexander The Great dari Makedonia putra Philip.
  • 225 SM: Bangsa Celt di barat dan suku Sarmatian di timur menghancurkan kerajaan Scythian.


Raja-raja Scythia 

Dalam bukunya The Scythian karya Tamara Talbot Rice, dia membuat daftar raja-raja yang pernah memimpoin gerombolan bangsa Scythia. Seperti dibawah ini:
  1. Targiatus, dianggap sebagai pemimpin dinasti Phalatae.
  2. Colaxis, yang kemungkinan adalah pendiri dinasti kerajaan Scyth.
  3. Spargapeithes.
  4. Lycus, anak Spargapeithes.
  5. Gnurus, putra dari Lycus.
  6. Partatua (Prothotes) dan anaknya Madyes, berkuasa di Urartu sekitar tahun 630 SM.
  7. Saulius, saudara laki-laki Anacharsis, memerintah pada tahun 589 SM.
  8. Idhantyrsus, bersama dengan Taxacis dan Scopacis melawan Darius pada tahun 516 SM.
  9. Ariapeithes, putra dari Idantyrsus menikah dengan seorang perempuan Yunani dari Istrus seperti orang Scythia dan saudara perempuan dari Thracian, kepala suku Teres.
  10. Scyles, putra dari Ariapeithes.
  11. Octomasades, menggantikan Scyles tepat sebelum Herodotus.
  12. Arianthus, dia mengadakan sensus atas warganya.
  13. Aristagoras memimpin pada tahun 495 SM.
  14. Aertes terbunu dalam pertempuran melawan Raja Philip dari Makedonia pada tahun 334 SM dalam usia 90 tahun.
  15. Agarus melindungi putra termuda Bosphoran, pemimpin Spartocus. Kemudian ia digantikan oleh Pairisades I, orang yang menolak membayar upeti yang berkaitan dengan Scythia. Sebagai akibatnya, dia dibunuh oleh Agarus dalam pertempuran pada tahun 310 SM.
  16. Polakus putra Scylurus.
Banyak raja Scythia yang digelari "Idan Thyrsus", berasal dari kata "Thurs" atau "Thors" yang berarti manusia yang kuat atau "hero" atau perkasa. Dalam bahasa Teuton, kata tersebut berarti a strong robber, seorang perampok yang kuat. Nama Thor sebagai dewa kekuaktan sudah dikenal luas. Jika dikaji dari bahasa Sansekerta, akar kata ini adalah "Thra : jadilah kuat atau perkasa" yang secara radikal adalah "Thrag".

Dengan menganalisis kata Thrag tersebut, dapat diketahui bahwa kata tersebut dapat dihubungkan dengan kata Turk . Dalam bahasa Arab, kata Turk (Taroka) berarti tertinggal, merujuk pada suatu bangsa yan tetinggal di balik gunung. Dalam sumber-sumber Islam, bangsa Turk atau Turki adalah bangsa yang hidup dibalik pegunungan utara, di balik Pegunungan Kaukasus, Pegunungan Hindukush.

Pada fase awal pembebasan Islam zaman khalifah Utsman Bin Affan, sebagian bangsa Turki ini sudah tinggal di Armenia, Azerbaijan, yang berarti mereka telah keluar dari balik pegunungan Kaukasus. Ketika melakukan ekspedisi dalam rangka memerangi Kerajaan Persia, pasukan Islam sempat bertemu dengan orang Turki ini. Pasukan Islam diperintahkan untuk tidak mengganggu orang Turki. Hal itu merupakan tanda ketaatan mereka pada hadis Rasulullah Muhammad S.A.W yang menyebut, "Biarkanlah bangsa Turki selama mereka membiarkanmu".

Dalam beberapa tafsir Al Qur'an, bangsa Turki yang masih tinggal di balik Pegunungan Utara dianggap sebagai bangsa Ya'juj Ma'juj. As-Sa'di menyebutkan Ya'juj Ma'juj adalah bangsa besar yang berasal dari keturunan Yafits bin Nuh, termasuk wilayah Turki dan yang lainnya.
Pada zaman penyebaran  Islam  yan dimaksud wilayah Turki adalah kawasan di balik Pegunungan Kaukaf (Kaukasus) yaitu di utara pengunungan Kaukasus, di Padang Rumput Eurasia. Bangsa Turki yang masih tinggal di balik gunung ini disebut sebagai nenek moyang Ya'juj dan Ma'juj, sebagaimana yang disebutkan dalam Tafsir Al-Maraghi.


Saudara sebangsa Scythia

Bangsa Ya'juj Ma'juj Scythia tak sendirian menghuni padang rumput Eurasia. Jika dikaitkan dengan analisis mendalam tentang sejarah bangsa-bangsa di Padang Rumput Eurasia, dapat diketahui bahwa suku-suku Yakjuj Ma'juj Scythia berasa dari ras Indo-Eropa. Beberapa suku Yakjuj Ma'juj yang berada di Padang Rumput Eurasia adalah suku Arya, Xiongnu, Hun, Mongol, dan Tartar. Semua suku ini disebut oleh orang Arab sebagai bangsa Turk yaitu bangsa yang tingaldi balik pengunungan utara. Suku-suku ini berasal dari nenek moyang yang sama, yaitu Yafits bin Nuh. Mereka adalah bangsa nomad berkuda yang kerap menerobos celah-celah sempit yang hanya diketahui oleh mereka sendiri.
Mereka diberi julukan berbeda oleh para mangsanya, sesuai zaman dan tempat yang mereka jajah.
Anehnya, beberapa penelitian terakhir menunjukkan identitas suku Scythia berasal dari keturunan Israel. Pada saat ini, secara tradisional diketahui bahwa ada banya kelompok etnik Eurasia yang merupakan keturunan bangsa Saka-Scythia. Berdasarkan penelitian DNA, indikasi tersebut juga ada, berdasarkan Teori Haplogroup oleh Hanok ben Galutyah (2007). Sebagian besar orang Eurasia yang ada saat ini adalah keturunan Israel Semit, bukan keturunan Japhet, seperti yang diungkapkan para sejarawan Kristen.
Keterangan Hanok ben Galutyah tersebut dapat mematahkan pernyataan para Evangelis dan Zionis bahwa gog Magog yang akan muncul pad akhir zaman adalah kelompok bangsa-bangsa Muslim.
Sebelum dijajah rusia, orang Scythia di Siberia dipercaya menyembah matahari atau dikenal sebagai Tengrianism, menurut bahasa Turki dari Asia Tengah. Mereka beragama Shaman, ketika Rusia menjajah penduduk Scythia mulai berganti agama menjadi Kristen Ortodok.


Republik Sacha : Negara Scythia modern ?

 

Didalam internet, ada website tentang sebuah negara yang bernama Republik Sacha. http://de.wikipedia.org/wiki/Republik_Sacha
Negara ini terletak di Siberia, Rusia utara dengan bendera bersimbol kuda dengan seorang penunggang yang membawa bendera. Simbol-simbol seperti itu adalah simbol yang biasa digunakan oleh suku-suku Scythia, yamg merupakan suku pertama di bumi yang berhasil menjinakkan kuda. Model bendera tersebut mirip dengan simbol-simbol yang ada di Mongolia.


Bukti Arkeologis bangsa Ya'juj Ma'juj Scythia mendiami wilayah Eurasia

Pada tahun 1995, beberapa ahli arkeologi Rusia menemukan mumi seorang laki-laki penunggang kuda bangsa Scythia. Mumi yang berusia 2.500 tahun ini ditemukan dalam keadaan terkubur dalam potongan es setebal tujuh kaki di Siberia, berdekatan dengan perbatasan Mongolia dan Cina. Mumi tersebut terletak di dataran tinggi Ukok dengan ketinggian lebih dari 6.500 kaki di atas permukaan laut. Dataran Ukok adalah daratan batu tebal dan tertutup es sepanjang tahun. Kondisi itulah yang menjadikan jasad penunggang kuda Scythia itu awet. Mumi Scythia ini dikuburkan dengan upacara tertentu. Ia memakai mantel bulu binatang dengan sepatu boot tinggi kulit disertai dengan kuda di sampingnya. Dan juga peralatan seperti kapak, anak panah, dan belati.
Fakta bahwa budaya Scythia ini meluas hingga lebih dari 2000 mil ke timur Ukraina, dan dibuktikan dengan penemuan makam di Lembah Chilikta di timur Kazahktan yang diberitakan Rusia pada 1965 : "...ini membuktikan budaya benda-benda buatan Scythia tersebar hingga ke perbatasan Mongolia sejak abad ke-6 SM"
Kuburan orang Scythia pada abad ke-6 hingga ke-2 SM banyak tersebar di kawasan utara dan timur Laut Hitam. Dalam banyak kasus, Herodotus membuat garis batas pada zamannya sebagai "Scythia". Para penelitia dari Sovyet berusaha keras mengungkap bukti arkeologis dari pekuburan bangsa Scythian yang ditemukan di area yang luas di utara. Ada lebih dari 1200 kuburan di kawasan Crimea yang diteliti oleh A.Lskov, antara tahun 1961 hingga 1972.
Ratusan kuburan orang Scythia dari abad ke-4 dan ke-3  M ditemukan sejak tahun 1930-an oleh B. Grakow, A.Trenoschkin, dan E.Tsrechenenko di Ukraina. Salah satu pengaruh penemuan Sovyet (sekarang Rusia) ini adalah penemuan-penemuan menjadi bukti otentik kebenaran tulisan Herodotus tentang bangsa Scythia. Karena itu, para ahli pelopor tentang Scythia yaitu, Tamara Talbot Rice, T.Sulimirski dan lainnya menyatakan tulisan tentang Scythian yang ditulis oleh Herodotus dapat dipertahankan kebenarannya.
Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa bangsa Scythia adalah bangsa Gog  Magog (Ya'juj dan Ma'juj) yang mendiami kawasan utara Asia (Padang rumput Eurasia) secara mengembara. Hali ini dapat dibuktikan dengan penemuan-penemuan arkeologi pekuburan dan mumi orang Scythia. Keturunan mereka tersebar dari Eropa Timur (Ukraina, Rumania, Rusia) hingga ke Mongolia.


Penduduk asli Republik Sacha

Bersambung.